Minggu, 21 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kasbani: Kosongkan Zona Merah! (Radius 6 Km Kawah Gunung Agung)

21 September 2017, 09: 00: 59 WIB | editor : I Putu Suyatra

DIRIKAN TENDA: Anggota Polres Karangasem mendirikan tenda di lapangan Desa Rendang, Rabu (20/9).

DIRIKAN TENDA: Anggota Polres Karangasem mendirikan tenda di lapangan Desa Rendang, Rabu (20/9). (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, AMLAPURA - Aktivitas Gunung Agung terus mengalami peningkatan. Dari sisi kegempaan ada tren kenaikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.  Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM, Kasbani menegaskan bahwa masyarakat Karangasem yang masih berada di zona merah atau Kawasan Rawan Bencana (KRB) III untuk segera mengungsi, atau mengosongkan wilayahnya.  

Penegasan tersebut tak terlepas dari informasi yang menyebutkan bahwa masih banyak warga bertahan di zona merah. Padahal, begitu status gunung naik ke level Siaga, pemerintah sudah diberikan rekomendasi tertulis, yakni masyarakat di sekitar Gunung Agung agar tidak melakukan aktivitas dalam area kawah gunung dan di seluruh area dalam radius 6 kilometer dari kawah puncak atau pada elevasi di atas 950 meter dari permukaan laut, ditambah perluasan sektoral ke arah utara, tenggara dan selatan-barat daya sejauh 7,5 kilometer. Masyarakat di kawasan zona merah, diminta tidak menunggu tanda-tanda alam baru melakukan pengungsian.

“Daerah (zona merah) supaya segera dikosongkan, tidak ada aktivitas manusia. Masyarakat segera mengungsi untuk sementara,”  tegasnya.

Selain aktivitas kegempaan vulkanik yang terus mengalami peningkatan, Kasbani juga menyebutkan bahwa berdasarkan referensi letusan Gunung Agung 1963 silam, gunung ini mempunyai jenis letusan eksposif atau tingkat letusan besar. Tidak menutup kemungkinan pula terjadi letusan secara tiba-tiba. “Kalau memang harus meletus, kami berharap bertahap, ada tanda-tandanya,” harapnya.

Seperti diketahui, ada sebanyak 6 desa masuk KRB III, yakni Desa Jungutan dan Buana Giri (Kecamatan Bebandem), Desa Sebudi (Kecamatan Selat), Desa Besakih (Kecamatan Rendang), serta Desa Dukuh dan Ban di Kecamatan Kubu. Jumlah penduduk keseluruhan di KRB III mencapai 49.485 jiwa.  “Harus dipikirkan, jumlah penduduk, aksesnya.  Memindahkan itu tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat,”  ujar Kasbani, mengingatkan.

Data yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), ada beberapa tempat yang bakal dijadikan tempat pengungsian bagi  warga yang masuk zona merah. Yakni Lapangan Putung di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Ini untuk pengungsi dari Desa Jungutan. Lapangan Werdhi Yowana di Desa Rendang untuk pengungsi dari Desa Sebudi dan Besakih. Ada juga Desa Tembok, Buleleng untuk pengungsi dari Desa Dukuh. Kemudian Lapangan Nyuhtebel di Desa Nyuhtebel untuk pengungsi dari Desa Bhuana Giri. Pantauan koran ini Rabu sore di Lapangan Putung, belum terlihat ada tenda pengungsian.  Sedangkan di salah satu lapangan di Desa Rendang baru dibangun satu tenda oleh Polres Karangasem. Selain itu, tenda yang sudah dibangun berada di Lapangan Ulakan, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Karangasem, I Gede Waskita Sutadewa mengatakan bahwa tenda pengungsian dipasang semalam. Pengungsi dari kawasan zona merah, mulai masuk ke tempat pengungsian hari ini. Tentunya, tegas dia, tidak bisa dilakukan serentak. Memindahkan penduduk dilakukan bertahap dengan memikirkan kondisinya. “Misalnya lansia, masyarakat disabilitas, ibu hamil, bayi, itu dilakukan pertama,”  beber Waskita.  

Mantan Sekretaris Dinas Pertanian Karangasem, ini pun menyebutkan bahwa begitu ada pengungsi, semua logistik sudah siap. Termasuk juga fasilitas kesehatan. Hal itu sudah dipikirkan matang, karena pemerintah daerah sudah membentuk tim yang dikomando Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri. “Dalam tim itu sudah ada pembagian tugas,” pungkas Waskita.

Zona Merah (KRB III) Gunung Agung

-  Desa Jungutan dan Buana Giri (Kecamatan Bebandem)

-  Desa Sebudi (Kecamatan Selat)

-  Desa Besakih (Kecamatan Rendang)

-  Desa Dukuh Kecamatan Kubu

-  Desa Ban di Kecamatan Kubu

Catatan: Jumlah penduduk keseluruhan di KRB III mencapai 49.485 jiwa.  

(bx/wan/yes/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia