Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Menikmati Sore dengan Gelato Massimo Langganan Para Artis di Sanur

13 Desember 2017, 14: 06: 20 WIB | editor : I Putu Suyatra

Menikmati Sore dengan Gelato Massimo Langganan Para Artis di Sanur

PAS : Gelato Massimo rasanya tidak terlalu manis, porsinya cukup besar untuk harga Rp 20 ribu per cone. Selain itu, rasanya pas, enak, banyak pilihan, dan tidak bikin eneg. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, SANUR - Meskipun bukan merupakan kudapan asli Indonesia, namun eksistensi Gelato  di Bali cukup populer, baik di kalangan masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Ingin menikmati Gelato sudah tidak sulit lagi, karena industri kuliner di Bali tidak  lagi asing dengan menu satu ini. Tidak hanya disediakan sebagai menu dessert di restoran atau di cafe shop , beberapa tempat di Bali, seperti Sanur, Kuta dan Legian, bahkan Nusa Dua sering kali menyediakan Gelato sebagai menu utamanya.

Salah satunya adalah Massimo Gelato Sanur di Jalan Danau Tamblingan No 228 Sanur. Sebenarnya Massimo tidak hanya menyediakan Gelato saja, namun destinasi kuliner ini juga merupakan sebuah restoran Italia yang menyediakan beragam jenis menu masakan Italia dengan rasa yang autentik. Untuk kali ini, Bali Express (Jawa Pos Group) akan membahas tentang Gelato ala Massimo Sanur. Seperti apa?

Massimo Gelato Sanur sudah menjadi gerai Gelato yang tidak saja dikenal oleh pasar lokal saja, namun produksi Massimo Sanur ini sudah menjadi salah satu jenis Gelato yang paling dicari oleh wisatawan, baik asing maupun lokal, bahkan menjadi langganan artis ibu kota.

Menikmati Sore dengan Gelato Massimo Langganan Para Artis di Sanur

(ISTIMEWA)

Untuk menikmati Gelato di Massimo, pengunjung   bisa memilih langsung Gelato yang diinginkan, setelah membayar dan memilih varian rasa Gelato yang diminati. Setelah itu, pengunjung bisa menikmati Gelato sambil duduk di pinggir jalan sembari  menyaksikan aktivitas wisatawan dan lalu lintas di Jalan Danau Tamblingan.  Atau menikmati Gelato di meja dan kursi yang terletak di bagian belakang etalase Gelato.

Ayu, salah seorang staf Massimo Gelato,  Minggu ( 10/12) kemarin, mengatakan,  wisatawan lebih suka membeli Gelato  menggunakan cone atau cup yang sudah disediakan dan langsung dinikmati sambil melanjutkan perjalanannya. “Kalau yang duduk di kursi yang kami sediakan sangat jarang, paling sering mereka langsung jalan ataupun duduk di sisi trotoar sambil melihat aktivitas  di Jalan Danau Tamblingan,” ungkapnya.

Walaupun saat ini musim hujan, namun penikmat Gelato diakui Ari cukup banyak. Khususnya dari kalangan wisatawan yang sedang berwisata di Sanur. Untuk memanjakan para pelanggannya, Massimo, lanjut Ari, menyediakan puluhan varian rasa Gelato setiap harinya.

Dikatakan Ayu,  ada puluhan jenis varian rasa Gelato setiap harinya, dan varian rasa yang disajikan akan diganti setiap hari.

Varian rasa Gelato yang disediakan mulai dari  rasa yang umum dinikmati, seperti buah- buahan, kopi, green tea, kacang-kacangan, seperti halzenut, menteri hingga kacang khas Italia, yakni kacang Pistachio. Juga  beberapa  varian dengan rasa yang cukup unik, seperti himalayan salt, cookies, black charcoal hingga rempah-rempah tropis.

Gelato ala Massimo Sanur memiliki tekstur rasa yang lembut. Hal ini sesuai dengan ciri khas dari Gelato ala Italia. " Gelato di Massimo menggunakan susu murni, bukan cream, sehingga rasanya lebih padat dan rendah lemak," lanjutnya.

Rasa vanila, coklat, dark chocolate, red velvet dan cerry serta green tea, lanjut Ari, menjadi varian rasa yang paling diminati oleh wisatawan. Hal ini karena varian rasa tersebut merupakan rasa yang sudah sangat umum dinikmati oleh masyarakat di industri kuliner.

Lantas bagaimana dengan harga?  Massimo Gelato membandrol dengan harga Rp 20 ribu per cone/cup dengan dua pilihan rasa yang berbeda.  

Menjadi Destinasi Favorit Wisatawan
Menjadi Destinasi Favorit Wisatawan

(ISTIMEWA)

Gelato yang dijual di Massimo saat ini menjadi salah satu Gelato yang diminati wisatawan maupun masyarakat lokal. Seperti  diungkapkan Ayu Eka, karyawan swasta yang tinggal di Denpasar ini, mengaku lebih suka menikmati Gelato di Massimo tinimbang  di tempat lain. “Gelato Massimo ini rasanya tidak terlalu manis, dan porsinya juga cukup besar untuk harga Rp 20 ribu per cone,” jelasnya.

Untuk menikmati Gelato ini, Eka mengaku lebih sering sore hari ketika sudah pulang dari tempat kerja. “Untuk menikmati Gelato,  saya lebih sering sore hari, karena bias lebih santai. Dalam seminggu saya bisa datang tiga sampai empat kali,” lanjutnya.

Selain masyarkat lokal, Gelato ini juga menarik perhatian Ardy, wisatawan asal Jakarta. Menurut Ardy yang sudah sering datang ke Bali untuk berbagai keperluan ini, mengaku sangat menyukai Gelato di Massimo. Selain rasanya enak, varian rasa yang berganti setiap hari menjadi alasan,  kenapa Ardy memilih Massimo. “Setiap ke Bali, saya pasti sempatkan ke Massimo hanya untuk menikmati Gelato, karena rasanya enak dan tidak bikin eneg, berbeda dengan gerai Gelato lainnya yang ada di di Bali,” jelasnya.

(bx/gek/rin/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia