Rabu, 21 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bisnis

Kota Denpasar Pelopori Duta Endek Sejak 2012

Senin, 22 Oct 2018 10:22 | editor : I Putu Suyatra

Kota Denpasar Pelopori Duta Endek Sejak 2012

PIALA: Walikota Rai Mantra bersama Ketua Dekranasda Denpasar Selly Mantra menyerahkan piala dan piagam penghargaan r. (HUMAS PEMKOT DENPASAR FOR BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Kain endek sebagai salah satu tenun ikat Bali memiliki ragam corak dan sejarah panjang. Pemkot Denpasar terus melakukan upaya pelestarian hingga membawa tenun ikat endek ini eksis di event nasional. Hal ini dilakukan dengan menggaet insan muda melalui pemilihan Duta Endek Kota Denpasar sejak tahun 2012 silam.

Kegiatan pemilihan Duta Endek Kota Denpasar yang memasuki tahun ke-7 mendapat apresiasi dari kalangan peserta muda-mudi dengan keikutsertaan peserta mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Memasuki tahap seleksi terpilih 24 orang peserta masuk pada malam grand final Duta Endek Kota Denpasar berlangsung, Sabtu (20/10) di Aston Hotel Denpasar.

Kegiatan itu disaksikan langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua Dekranasda Ny. Kerthi Rai Iswara, serta pimpinan OPD Pemkot Denpasar. Hadir pula menyaksikan rangkaian kegiatan grand final Duta Endek, Kadis Perindag Provinsi Bali, Putu Astawa.

Ketua Panitia Duta Endek Kota Denpasar tahun 2018, I Nyoman Bagus Pramartha mengatakan seleksi ini dimulai dengan test tulis dan test interview. Tahap pertama yang dilaksanakan tanggal 1 dan 2 September 2018 yang diikuti oleh 139 peserta di Aula Graha Sewaka Dharma. Selanjutnya seleksi tahap II dilaksanakan tanggal 8 September 2018 untuk 50 besar sehingga diperoleh 24 orang finalis yaitu 12 orang putra dan 12 orang putri. Para finalis merupakan siswa siswi SMA/SMK maupun mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Denpasar.

"Sebelum grand final ke 24 orang ini mengikuti berbagai macam pelatihan seperti publik speaking dan kepribadian, pelatihan desain dan motif endek dalam kain, kewirausahaan, hingga pelatihan koreografi," imbuhnya.

Walikota Rai Mantra mengatakan Endek sebagai produk warisan budaya dengan berbagai upaya dilakukan Duta Endek Denpasar telah menjadi produk ekonomi kreatif unggul di Denpasar. “Dari Denpasar berdampak bangkitnya perajin-perajin endek di daerah-daerah lain,” ujar Rai Mantra sembari mengucapkan selamat kepada tiga pasang muda mudi sebagai Duta Endek Denpasar 2018.

Sementara Ketua Dekranasda Denpasar Selly Mantra mengatakan, dari finalis Duta Endek diharapkan nantinya dapat mensosialisasikan endek sebagai produk warisan budaya yang kita punya, kita pakai, kita bangga. “Kami ingin mengenalkan kepada generasi muda bahwa tenun ikat Bali yakni endek yang harus kita lestarikan dan kita kembangkan dengan terus mensosialisasikan dan generasi muda lebih mencintai produk dalam negeri,” ujarnya.

Kategori Putra Duta Endek Kota Denpasar, Juara I diraih I Ketut Yasa Putra, Juara II diraih Devidson Imanuel Eman, Juara III Anak Agung Ngurah Trisna Indra Pradipta. Sementara untuk kategori putri Duta Endek Kota Denpasar, Juara I diraih Jessica Klesia Prameswari, Juara II Made Ayuni Dindasari, Juara III diraih Ni Made Ayu Cantika Ratih.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia