Rabu, 21 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Mau Nikmati Laut tanpa Menyelam, Coba Wisata Bahari Virtual di Sanur

Minggu, 28 Oct 2018 21:07 | editor : I Putu Suyatra

Mau Nikmati Laut tanpa Menyelam, Coba Wisata Bahari Virtual di Sanur

INOVASI: Wisata Bahari Virtual menjadi pilihan bagi mereka yang tidak bisa menyelam tapi ingin menikmati keindahan laut. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SANUR - Wisata bahari umumnya bisa dinikmati dengan cara diving ataupun snorkling. Namun untuk dapat melakukan aktivitas outbond tersebut, seseorang harus memiliki sertifikat khusus agar keselamatan wisatawan tetap terjaga.  Mengingat begitu banyaknya wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati wisata bahari namun tak memiliki sertifikasi diving, Coral Triangle Center (CTC) menggagas ide membuat Wisata Bahari Virtual. Hal itu yang disampaikan Direktur Eksekutif CTC, Rili Djohani, Minggu(28/10). 

Menurut Rili, besarnya potensi wisata bahari di Bali harus diiringi inovasi sebagai bentuk edukasi dan sumber inspirasi. "Bali begitu kaya dengan potensi alamnya. Namun selama ini kits terlalu fokus pada pelayanan tanpa pernah peduli akan keberadaan potensi bahari itu. Nah lewat inovasi ini kami ingin semua orang bisa menikmati koral diBali itu tak kalah indah kok dari labuan bajo atau raja ampat," terangnya.

Menariknya, dalam teknologi virtual wisatawan dapat menikmati keindahan koral serta fauna persis seperti aslinya tanpa harus berbasah basahan. "Nah ada beberapa ketentuan bagi mereka yang ingin melakukan diving, yaitu memiliki sertifikat diving. Bagi mereka yang tidak bisa berenang dan belum memiliki sertifikat bisa menggunakan virtual ini untuk menikmati wisata bahari. Karena menggunakan teknologi AR dan VR maka simulasi yang terlihat akan seperti nyata," jelasnya.

Peluncuran game dan virtual dalam instalasi keramik ini didukung oleh tiga negara yaitu Indonesia, Monako dan Australia. "Ya ada penandatangan plakat komitmen oleh ketiga negara di Prancis bulan kemarin. Itu adalah tanda komitmen kita sebagai negara bahari untuk melindungi dan melestarikan terumbu karang dan koral," tegasnya. 

(bx/tya/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia