Senin, 19 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Event “Desa Asmara” di EC Begitu Meriah

Jumat, 02 Nov 2018 15:36 | editor : I Putu Suyatra

Event “Desa Asmara” di EC Begitu Meriah

SUASANA DESA: Suasana pendesaan dengan cewek cantik ala Desa, memberikan sensasi beda di EC Bali. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Menikmati wisata malam di pulau Bali memang banyak pilihan. Tempat-tempat hangout asik bersama keluarga, teman dekat, ataupun kerabat memang sangat beragam. Bahkan masing-masing punya ciri khas dan keunikan tersendiri. Salah satunya EC Executive Karaoke Bali, Jalan Imam Bonjol No. 386 Pemecutan Kelod, Denpasar Barat ini.

Salah satu brand dari Varuna Entertainment yang sudah hadir di Bali sejak 26 Juli 2015, ini memang selalu terbukti bisa memanjakan pengunjung. Hal ini mereka buktikan lewat beragam kejutan dalam kemasan event night party. Seperti, Rabu malam lalu (31/10), outlet karaoke yang dilengkapi dengan area Lounge tersebut kembali menggelar event tematik bertajuk “Kembang Desa”. Kehadiran event ini memang nampak berbeda dengan euforia ingar-bingar dunia hiburan malam di Bali yang begitu meriah merayakan pesta kostum halloween.

Bukan tanpa alasan, diakui Aris Mardani selaku Marketing Manager EC Executive Karaoke Bali bahwa event “Kembang Desa” ingin hadir sebagai wahana alternatif lain bagi pengunjung yang ingin merayakan malam kebersamaan dengan nuansa berbeda.

“Jadi bukannya kami tidak mau merayakan semarak pesta kostum bertemakan Halloweenan tetapi dengan moment ini EC Bali ingin hadir sebagai alternatif pilihan lain dengan suguhan nuansa berbeda yaitu kembang desa,” ungkap Aris Mardani yang  akrab disapa Black saat diwawancarai Bali Express (Jawa Pos Group) Rabu malam (31/10).

Terkait keistimewaan yang terekam di event “Kembang Desa” kala itu, memang terlihat mengesankan bagi setiap pengunjung yang datang. Bagaimana tidak, EC Bali kembali melahirkan nuansa pedesaan dengan kemasan desain interior yang memarik. Dekorasi alang-alang dan ornamen bambu layaknya suasana pedesaan pun tampak terlihat menarik. Tidak hanya sampai disitu, kehadiran event tematik ini juga menampilkan kostum kebaya khas desa yang tentu sangat menghipnotis setiap pengunjung setianya. Apalagi, dandanan tersebut dikenakan oleh seluruh ladies cantik dari EC Bali. Barisan model-model cantik nan seksi itupun semakin menghipnotis pengunjung, karena tugas mereka selalu hadir untuk menemani kebersamaan para tamu yang datang.


“Kehadiran event ini sebenarnya ingin mengulang kembali romansa pedesaan dengan menghadirkan dekorasi unik yang tentu bernuansa menggoda lewat "Desa Asmara". Apalagi, para staf dan model - model yang rupawan layaknya kembang desa memberikan daya tarik tersendiri dan mampu memikat semua orang untuk datang berkunjung merasakan sensasi berbeda,” jelas Black. Hal itu pula yang ingin kembali dihadirkan pihak management EC Bali. Apalagi mengingat, hiruk-pikuk perkotaan yang semakin berkembang ini mampu menciptakan kerinduan setiap orang untuk kembali merasakan nuansa desa. “Ya ibarat kata, event ini bisa jadi oase yang bisa jadi penawar rindu para penikmat dunia hiburan malam,” pungkas Black.


Tentu tidak hanya sampai disitu. Malam kebersamaan pengunjung yang datang pun terasa kian lengkap dengan dihadirkannya sejumlah guest star lokal Bali untuk tampil menghibur bernyanyi diatas stage. Mereka diantaranya, Kiky Amalia dan Rose Octavia. Penampilan 2 dara cantik itu pun terlihat semakin menambah nuansa malam semakin meriah. Beberapa lagu hits yang di cover seakan mengajak para tamu istimewa untuk berjoget dalam alunan musik dangdut yang diiringi orkes musik Kirana. “Suasana traditional yang kental dan musik Dangdut khas Indonesia menjadi magnet utama event kali ini, dengan harapan bisa mengobati rindu asmara akan hiburan yang bermutu,” tutupnya.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia