Senin, 19 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Seratusan Pelamar CPNS di Buleleng Tidak Ikut Tes CAT

Senin, 05 Nov 2018 09:21 | editor : I Putu Suyatra

Seratusan Pelamar CPNS di Buleleng Tidak Ikut Tes CAT

I Gede Wisnawa (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Ribuan pelamar CPNS di Kabupaten Buleleng tuntas mengikuti tes Comuter Assisted Tes (CAT). Berlangsung sejak 31 Oktober hingga 2 November lalu. Selanjutnya, para pelamar diminta menunggu pengumuman resmi dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) terkait hasil seleksi.

Data Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng menyebutkan, pelamar yang lolos administrasi 4..417 orang. Yang mengikuti tes CAT hanya 4.285 pelamar. Sedangkan sisanya 132 pelamar dinyatakan gugur lantaran tidak datang saat tes CAT digelar.

Kepala BKPSDM Buleleng, Gede Wisnawa menjelaskan, selama tiga hari berlangsung, tes CAT yang diikuti ribuan pelamar berjalan dengan lancar. Tetapi, hingga Minggu (4/11) pihaknya belum menerima berapa total pelamar yang dinyatakan lolos passing grade dari Panselnas.

“Belum diumumkan. Karena semua itu dari BKN. Memang kami sudah dikasi tahu nilai passing gradenya. Berapa jumlahnya yang lolos itu belum kami tahu. Mungkin pengumumannya secara serentak,” ujar Wisnawa, Minggu (4/11) kemarin.

Lalu bagaimana bila yang lolos passing grade di bawah 332 formasi yang diusulkan? Kalau kondisi itu terjadi, Wisnawa pun mengaku tak bisa berbuat banyak. Itu berarti akan banyak formasi yang lowong dan tak terisi karena tidak ada pelamar yang lolos. Pasalnya peraturan passing grade memang sudah acuan dalam menjaring CPNS yang berkualitas.

Bahkan, Wisnawa tak membantah banyak pelamar yang mengeluhkan lantaran soal tes yang sangat sulit. “Keluhan peserta banyak. Katanya soalnya sulit. Banyak yang tidak lolos passing grade. Memang kualitasnya jauh lebih sulit dibandingkan tes tahun sebelumnya. Ya aspirasi ini akan kami teruskan ke BKN dan kami konsultasikan untuk formasi yang lowong,” imbuh Wisnawa.

Di sisi lain, Wisnawa mengajak pelamar yang lolos passing grade dan akan mengikuti tes Kemampuan Bidang (TKB) diminta tak mempercayai informasi menyesatkan di luar Panselnas dan BKPSDM. Pasalnya tidak menutup kemungkinan ada oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan demi mendapat keuntungan pribadi.

“Biasa saja ada kabar yang menyesatkan, dan biar terhindar dari aksi penipuan, kami minta pelamar tetap mencari informasi yang akurat ke BKPSDM atau mengakses informasi legal melalui web portal resmi yang digunakan dalam rekrutmen CPNS tahun ini,” tutupnya.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia