Senin, 19 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Menipu, Tiga Orang Dibekuk, Satunya dari Malaysia, Ini Modusnya

Rabu, 07 Nov 2018 10:26 | editor : I Putu Suyatra

Menipu, Tiga Orang Dibekuk, Satunya dari Malaysia, Ini Modusnya

TIPU-TIPU: Tiga pelaku penipuan dolar di daerah DIJ. (ki-ka) Yurio Tamana, Goh Boon Leong, dan Hasan Tamana. (AYU AFRIA UE/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Seorang warga negara Malaysia bernama Goh Boon Leong, 77, dibekuk di sebuah hotel di kawasan Jalan Mahendradata Denpasar pada Senin (5/11) pukul 16.00 oleh jajaran Ditreskrimum Polda Bali. Pria asal Bukit Mertajam Pulau Pinang ini diduga melakukan penipuan terhadap orang Indonesia dengan modus penukaran uang rupiah dengan mata uang asing dolar Amerika Serikat.

Informasi yang berhasil dihimpun, selain warga Malaysia, petugas juga meringkus dua pria warga Indonesia yang bersama - sama melakukan penipuan. Yaitu Yurio Tamana, 45, asal Palembang, Sumatera Selatan dan Hasan Tamana, 51, dari Jakarta Timur. Penangkapan ketiga tersangka ini atas permintaan pihak Ditreskrimsus Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).

"Kasusnya ini kejadiannya di Jogjakarta. Para korban lapor di Polda DIJ dengan nomor laporan polisi Lp /0668/X/2018/DIY/SPKT, tanggal 17 Oktober 2018. Jadi, Polda Bali ini mem-back-up Polda DIJ," ungkap sumber di lingkungan Polda Bali.

Sementara itu Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Bali, Kombespol Andi Fairan membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dijelaskannya, dalam beraksi para pelaku melakukan penipuan dengan meminjam uang rupiah dan menjanjikan akan menukar dengan mata uang dolar. Para korban yang merasa tertipu kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolda DIJ. Setelah melakukan penyelidikan yang mendalam, ketiga pelaku tersebut diketahui berada di Bali yang menginap di salah satu hotel di kawasan Jalan Mahendradata Denpasar.

"Ditreskrimsus Polda DIJ menginformasikan hal tersebut kepada kami, dan anggota kami melakukan penangkapan. Dan anggota Krimsus Polda DIJ memastikan bahwa ketiga orang ini adalah pelaku penipuan yang mereka cari," tuturnya kemarin.

Meski demikian, anggota Ditreskrimum Polda Bali sempat melakukan interogasi dan pemeriksaan yang lebih mendalam terhadap ketiga pelaku itu. Namun dari hasil pemeriksaan pelaku belum beraksi di Bali.

"Ya, diduga mereka akan melakukan juga di Bali. Tetapi mereka belum sempat melakukan itu. Sehingga ketiga pelaku itu diserahkan kepada anggota Krimsus Polda DIJ karena lokasi kejadiannya di wilayah hukum Polda DIY," ujarnya.

Selain meringkus ketiga pelak, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 6 buah handphone, 3 buah koper, 3 buah tas, 2 buat KTP, sebuah paspor dan sejumlah uang tunai dalam bentuk rupiah.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia