Senin, 19 Nov 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Berbohong Soal Penculikan Anaknya, Sukerti Jadi Tersangka

Kamis, 08 Nov 2018 22:11 | editor : I Putu Suyatra

Berbohong Soal Penculikan Anaknya, Sukerti Jadi Tersangka

Ni Wayan Sukerti (DOK. BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Setelah mengakui kebohongan yang dilakukannya, serta menjalani rangkaian pemeriksaan, Ni Wayan Sukerti, 36, oleh penyidik Polsek Sukawati akhirnya ditetapkan sebagai tersangka Kamis (8/11). Meski begitu dengan pertimbangan kemanusiaan, dimana yang bersangkutan memiliki seorang anak yang masih balita, polisi tak menahan perempuan yang tinggal di Gang Walet, Desa Batubulan Kangin ini.

"Ya, Sukerti mulai hari ini (kemarin, Red) memang sudah kami tetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut," ucap Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun yang dikonfimasi Bali Express (Jawa Pos Group) semalam.

Terkait dengan jeratan pasal yang disangkakan pada ibu dua anak ini. Iptu Winangun menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan dan penyelidikan, Sukerti ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 220 KUHP tentang membuat laporan palsu. Meski telah menyandang status tersangka, pihak kepolisian belum melakukan penahan terhadap Sukerti. Hal ini tak lain karena pertimbangan kemanusiaan, dimana Sukerti memiliki seorang anak balita.

"Untuk saat ini yang bersangkutan memang tidak ditahan. Namun tetap wajib lapor. Apalagi kemarin anaknya juga sempat sakit. Tapi kalau nanti ada indikasi mau kabur, barulah langsung akan kita tahan," sambungnya.

Lebih lanjut Iptu Winangun memaparkan, untuk mengungkap kasus ini, pihak kepolisian telah menggeber penyelidikan sejak awal, termasuk memeriksa Sukerti dan beberapa saksi. Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga telah melakukan rekonstruksi di lapangan guna mensinkronkan keterangan tersangka dan TKP. Nah dari proses itulah polisi menemukan kejanggalan atas cerita yang disampaikan tersangka, meski yang bersangkutan awalnya tetap ngotot dengan ceritanya. "Akhirnya setelah pelan-pelan kita introgasi, dia mengakui telah berbohong," imbuhnya.

Seperti diketahui Sukerti yang asal Nusa Penida sebelumnya nekat berbohong dan mengaku anaknya sempat hendak diculik orang tak dikenal. Namun setelah menjalani rangkaian pemeriksaan, Sukerti akhirnya mengaku telah berbohong terkait ceritanya tersebut. Dia berdalih berbohong dengan tujuan menakuti-nakuti anaknya. 

(bx/wid/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia