Kamis, 13 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Taman Rekreasi Tukad Bindu, Destinasi Alternatif Nyaman untuk Keluarga

18 November 2018, 11: 09: 51 WIB | editor : I Putu Suyatra

Taman Rekreasi Tukad Bindu, Destinasi Alternatif Nyaman untuk Keluarga

REKREASI : Taman Rekreasi Tukad Bindu yang digagas I Gusti Rai Ari Temaja atau yang akrab disapa Gung Nik, kini menjadi tempat wisata murah yang nyaman dan menyenangkan karena sudah ditopang beragam fasilitas, termasuk juga untuk anak anak. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Selain Tukad Badung dengan Taman Kumbasarinya di kawasan Jalan Gajah Mada, Denpasar juga memiliki Tukad  Bindu yang disulap menjadi taman rekreasi. Jika di Taman Kumbasari dibuat mirip dengan Sungai Cheonggyecheon, Seoul, Korea Selatan, Tukad Bindu memang tidak memiliki desain layaknya Sungai Cheonggyecheon, namun  memiliki banyak kelebihan. Seperti apa konsepnya?

Tukad Bindu di kawasan Jalan Turi,  Denpasar Timur,  tepatnya di Banjar Ujung,  Desa Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, sejak awal tahun 2018 menjadi salah satu taman rekreasi alternatif di Kota Denpasar.


Sebelum menjadi taman rekreasi yang dilengkapi dengan arena bermain untuk anak,  nasib Tukad Bindu hampir sama dengan Tukad di Denpasar pada umumnya,  yakni tukad (sungai) yang kotor dan penuh sampah.

"Sejak beberapa tahun lalu pembersihan dan pengelolaan dilakukan dengan baik dan berkelanjutan, termasuk salah satunya yang ditata di spot yang berlokasi di Jalan Turi,  Banjar Ujung, Desa Kesiman, sehingga menjadi taman rekreasi yang menyenangkan," jelas Pelopor dan Penggagas Taman Rekreasi Tukad Bindu Kota Denpasar, I Gusti  Rai Ari Temaja atau yang akrab disapa Gung Nik.


Pada awal dilakukan penataan, Gung Nik mengatakan pihaknya mengalami banyak kesulitan. Bukan hanya dalam proses membersihkan sampah di Tukad Bindu ini,  namun juga dalam hal mengubah pola pikir masyarakat yang ada di bantaran Tukad Bindu. Tak disanggah Gung Nik, pola hidup masyarakat di sekitar bantaran Tukad Bindu masih menggunakan tukad sebagai tempat pembuangan sampah. "Kami cukup kesulitan dalam mengendalikan jumlah sampah,  karena ini berkaitan dengan pola hidup dan mindset masyarakat," lanjutnya.


Setelah proses pembersihan dilakukan secara terus menerus dan menerapkan sanksi yang tegas kepada masyarakat yang membuang sampah di Tukad Bindu diberlakukan,  akhirnya  usaha yang dilakukan sejak tahun 2011 lalu,  lanjut Gung Nik, membuahkan hasil. 


Sejak awal tahun 2018, Tukad Bindu sudah berubah wujud menjadi tukad yang bebas sampah dan dilengkapi dengan taman rekreasi yang rindang.  Lantas aktivitas apa saja yang bisa dilakukan di Tukad Bindu ini? Gung Nik mengatakan, Taman Rekreasi Tukad Bindu bisa dinikmati dengan berbagai cara, seperti bermain air dan berenang di aliran Tukad Bindu yang bersih dari sampah, bersantai hingga bersepeda.  "Bagi pengunjung yang memiliki anak kecil, sangat cocok datang ke Tukad Bindu,  karena di sini tersedia beberapa wahana permainan anak," ungkapnya kepada Bali Express ( Jawa Pos Group), kemarin.


Untuk yang hobi berfoto, ada beberapa spot foto yang asyik  dijadikan spot selfie,  diantaranya ada jembatan yang diapit rangkaian bambu menjulang tinggi, ada juga spot foto berlatar belakang akar tanaman yang merambat di dinding bantaran Tukad Bindu.


Selain itu,  Tukad Bindu juga memiliki spot wisata edukasi dengan adanya Kebun Tanaman Organik dan Pojok Akuaponik. "Kami juga memiliki Taman Anggrek yang bisa digunakan untuk tempat selfie,  ada juga beberapa hewan yang ditaruh di dalam kandang,  sehingga bisa dilihat oleh anak-anak," lanjutnya.


Selain fasilitas tersebut, wisatawan juga bisa menikmati fasilitas fitness. Fasilitas ini cocok digunakan saat pagi hari. Apalagi udara di kawasan sekitar sungai juga masih segar dan alami. Olahraga di tengah alam terbuka, sambil menikmati keindahan Tukad Bindu pasti lebih menyenangkan.


Jika lapar,  wisatawan tidak perlu khawatir, karena di areal ini terdapat warung makan yang menyediakan beberapa menu makanan dan jajanan yang bisa dipesan wisatawan dengan harga terjangkau. Selain itu, bagi penggemar kopi,  warung di Tukad Bindu juga menyediakan kopi pot.


Tukad Bindu juga bisa digunakan sebagai lokasi untuk menyelenggarakan beragam kegiatan,  seperti arisan,  pesta,  reuni hingga resepsi perkawinan.  "Untuk aktivitas ini,  masyarakat dikenakan biaya kebersihan dan mengganti ongkos listrik. Selain itu, disediakan juga  fasilitas sound system, " pungkas  Gung Nik.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia