Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Maitai Suguhkan Menu Tahiti dari Bahan Baku Lokal

20 November 2018, 11: 16: 04 WIB | editor : I Putu Suyatra

Maitai Suguhkan Menu Tahiti dari Bahan Baku Lokal

TAHITI : Maitai -Tahitian Kitchen, penuhi selera wisatawan yang gemar dengan menu Tahiti, namun bahan bakunya tetap mengutamakan bahan baku lokal. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, CANGGU - Mendengar nama Tahiti,  pertama yang terlintas pertama di pikiran  adalah sebuah negara tropis yang merupakan bagian dari Kepulauan Polinesia di Samudera Pasifik. Lantas, bagaimana dengan Tahitian Kitchen atau menu masakan Tahiti?

Bagi sebagian besar masyarakat Bali, bisa jadi  jenis memu Tahiti  masih tergolong asing. Namun, sejatinya dari segi bahan baku,   masakan yang dihidangkan di Tahiti hampir sama dengan jenis masakan yang dihidangkan di kawasan pesisir Pulau Bali, dimana menunya berbahan dasar ikan segar. Selain itu, juga  menggunakan bahan pelengkap lainnya,  seperti santan kelapa,  ubi jalar,  sukun, dan talas.  Tertarik mencoba masakan khas Tahiti ini?  Bagi wisatawan yang ingin mencicipi citarasa tropis yang berbeda ini,  tidak perlu jauh-jauh ke Tahiti,  cukup datang ke Maitai - Tahitian Kitchen yang berlokasi di Jalan Batu Mejan No 100 Canggu,  Kuta Utara.

Di restoran ini, wisatawan akan mendapatkan pengalaman bersantap yang berbeda,  karena jenis menu yang disajikan adalah menu masakan Tahiti yang nenggunakan bahan baku lokal.  Seperti apa?

Ketika berkunjung ke Maitai, kemarin, suasana restoran ini tidak terlalu ramai. "Biasanya wisatawan ramai berkunjung setelah pukul 14.00 Wita," jelas staf Maitai, Desy kepada Bali Express ( Jawa Pos Group).

Dilanjutkan Desy,  Maitai mulai dipenuhi wisatawan setelah pukul 14.00  Wita karena sebagin besar wisatawan yang menginap di Canggu ini adalah wisatawan mandiri,  sehingga mereka lebih sering menghabiskan waktu untuk menikmati aktivitas wisata malam. Sebaliknya,  paginya digunakan untuk beristirahat.


Karena rata-rata tempat menginap di Canggu tidak menyediakan sarapan hingga pukul 14.00 Wita, maka Maitai menjadi salah satu tempat bagi wisatawan untuk sarapan.  "Biasnya menu sarapan favorit adalah Smothies Bowl dan beberapa jenis Granola," ungkapnya.


Wisatawan yang datang ke restoran ini  kebanyakan  wisatawan asing yang menginap di sekitar kawasan Canggu.  "Sebagian besar datang untuk menikmati menu masakan yang disajikan oleh Maitai, sebagian lagi datang untuk sekadar bersantai dan setelah surfing," lanjutnya.
Bagaimana dengan jenis menu yang diasajikan?  Menu makanan yang disajikan di Tahitian Restaurant ini merupakan menu masakan khas dapur masyarakat Tahiti yang berbahan dasar ikan segar.


Desy menjelaskan, dipilihnya menu masakan Tahiti karena lokasi dari Maitai berdekatan dengan pantai yang memiliki hasil laut yang melimpah.  Selain itu,  dari segi citarasa,  jenis Tahitian Food ini, memiliki citarasa yang hampir mirip dengan menu masakan pesisir Bali.


Salah satu jenis menu masakan yang disajikan di Maitai adalah Carpaccio. Carpaccio terbuat dari irisan daging atau ikan mentah yang disajikan dengan beberapa bahan tambahan.


Carpaccio yang disajikan di Maitai adalah Carpaccio berbahan baku ikan segar,  seperti ikan tuna,  ikan kerapu,   mahi-mahi dengan citarasa masakan tropis seperti yang biasa disajikan di Tahiti dengan dominasi rasa segar dari jeruk nipis. "Untuk pelengkapnya,  kami gunakan nanas, kelapa parut,  santan kelapa, dan kacang mete, " tambahnya.


Selain Carpaccio,  Maitai juga memiliki Carpaccio bagi penganut vegetarian. Bahan yang digunakan adalah beragam jenis sayuran. Sebagai pengganti ikan dan daging,  digunakan umbi beet mentah yang berwarna merah,  sehingga membuat tampilannya  semakin menarik. 
Carpaccio yang disajikan di Maitai ini,  bisa langsung dinikmati atau bisa juga dinikmati dengan tambahan nasi putih.  "Nasi putih ini optional bagi pelanggan,  bisa ditambahkan sebagai pelengkap atau bisa juga disajikan dengan menggunakan tambahan ubi jalar rebus atau ubi panggang," terangnya.


Sebagai makanan penutup,  Maitai memiliki banyak jenis sajian penutup yang manis,  salah satunya adalah Poe.  Poe ini adalah puding buah yang disajikan dengan toping santan kelapa kental.  Ada dua jenis Poe yang disajikan, yakni Poe Pepaya dan Poe Pisang.  Keduanya sama-sama enak dan manis. 

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia