Kamis, 13 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Politik

Langgar Zona, Belasan APK di Buleleng Diberangus

28 November 2018, 10: 02: 07 WIB | editor : I Putu Suyatra

Langgar Zona, Belasan APK di Buleleng Diberangus

BERSIHKAN: Satpol PP Kabupaten Buleleng saat melakukan pembersihan APK yang terpasang di kawasan Singaraja. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SINGARAJA-Belasan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di kawasan Kota Singaraja diberangus Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pasalnya belasan APK milik Caleg yang terpasang ini terbukti melanggar zonasi dan regulasi yang telah ditetapkan oleh KPU Buleleng.

KPU Buleleng sejatinya sudah berkoordinasi dengan sejumlah partai politik terkait beberapa APK Caleg yang pemasangannya melanggar zonasi dan regulasi. Hanya saja, peringatan tersebut tak digubris. Praktis, KPU Buleleng meminta Sat Pol PP untuk melakukan penertiban yang disaksikan langsung olehBawaslu Buleleng.

Kabid Trantib Satpol PP Buleleng, Gusti Ketut Amertha Adi mengatakan, tercatat sebanyak 14 APK yang berhasil ditertibkan pada Selasa (27/11) siang. Seluruh APK yang ditertibkan berada di kawasan Singaraja.

Penertiban diawali dari kawasan jalan Gajah Mada Singaraja menuju jalan Gempol Banyuning. Kemudian bergeser ke wilayah Penarukan hingga ke wilayah Kelurahan Banyuasri. Dari penertiban ini, Satpol PP Buleleng menurunkan APK yang terpasang pada papan reklame atau billboard termasuk baliho para caleg dan spanduk.

"Kami melakukan ini atas dasar rekomendasi KPU berdasarkan pengawasan dari Bawaslu, sehingga dari rekomendasi itu kami mendapatkan amanat untuk melakukan penurunan dan membongkar APK yang melanggar, jadi kita turun dengan rekomendasi tersebut untuk melakukan penertiban" kata Amertha Adi, usai penertiban.

Sementara itu Divisi Penindakan dan Pelangaran Panwaslu Kecamatan Buleleng, Gede Edi Kurnia Putra menjelaskan, pihaknya tetap mengawasi pemasangan APK para caleg, agar tidak melanggar aturan. Kendati demikian, Panwascam Buleleng tetap mengutamakan prinsip persuasif dalam menegakkan aturan yang ada.

"Kecamatan Buleleng tepatnya di Kota Singaraja menjadi kawasan pertama dilakukan penertiban. Nantinya Satpol PP tetap melakukan koordinasi dengan Panwaslu di masing-masing Kecamatan dalam penertiban APK," pungkas Edi Kurnia Putra.

Tercatat sebanyak 80 APK dalam tahapan Kampanye Pemilu 2019 yang tersebar di 9 Kecamatan, masuk dalam daftar pelanggaran zona dan regulasi serta kesepakatan. Puluhan APK tersebut merupaka milik sejumlah parpol

Rinciannya, sebanyak 26 APK milik PDIP, 15 APK milik Partai Nasdem, 9 APK milik Partai Golkar dan Demokrat, 8 APK milik Perindo, Partai Gerindra dengan 5 APK, Berkarya 3 APK, masing-masing 2 APK PKB dan PSI serta 1 APK milik Partai Hanura.

Dari total 80 titik APK yang dinilai telah melanggar, Satpol PP Buleleng baru mampu menuntaskan penertiban sebanyak 14 APK yang ada di wilayah Kota Singaraja. Sisanya penertibannya dilakukan secara bertahap yang melibatkan Satpol PP masing-masing Kecamatan, sesuai dengan rekomendasi dari pihak KPU Buleleng. 

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia