Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Buleleng Bali Dive Festival Gali Potensi Bahari Bondalem

30 November 2018, 09: 25: 14 WIB | editor : I Putu Suyatra

Buleleng Bali Dive Festival Gali Potensi Bahari Bondalem

POTENSI: Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, terus melakukan upaya pengembangan wisata bawah laut yang terintegrasi dengan masyarakat sekitar, termasuk Desa Bondalem yang memiliki potensi wisata terumbu karang yang sangat baik. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Ada banyak alasan bagi wisatawan untuk berkunjung ke Buleleng. Selain memiliki 86 Daya Tarik Wisata (DTW) yang menawarkan keindahan alam, Buleleng juga memiliki destinasi wisata bahari yang sangat memesona. Salah satunya adalah kawasan bahari Pantai Bondalem, Kecamatan Tejakula.

Potensi bahari di Timur Buleleng ini tak perlu diragukan. Pasalnya, masyarakat pesisir Pantai Bondalem diberdayakan untuk melestarikan terumbu karang. Bahkan, demi menarik daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Bondalem, pemerintah Buleleng melalui Dinas Pariwisata menggelar Aksi Seni Tejakula, (ASET) Buleleng Bali Dive Festival (BBDF). Festival Bahari
yang digeber sejak Rabu (28/11) hingga Sabtu (1/12) besok, dibalut dengan beragam seni budaya yang menarik dan menawan.


Dipilihnya Desa Bondalem sebagai lokasi penyelenggaraan BBDF yang ke tiga ini, lantaran Bondalem sebagai salah satu wilayah di Buleleng menjadi daerah penting dengan taman lautnya. Selain untuk kepentingan konservasi, juga dalam rangka mendukung pengembangan wisata bahari yang belakangan mulai digandrungi wisatawan.


Pembukaan BBDF ini pun menarik puluhan wisatawan yang tengah berlibur di Bondalem. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penenggelaman struktur terumbu karang berbentuk Patung Bima.


Patung Bima dipilih sebagai struktur terumbu karang karena memiliki pilosofi tersendiri, dimana Sang Bimasena pada epos Mahabarata  berkoban,  terjun ke dasar laut untuk mencari tirta kehidupan atau yang dikenal sebagai tirta Kamandalu untuk kesejahteraan umat manusia. Hal ini diyakini dapat menciptakan semangat bersama untuk mencintai alam, utamanya taman bawah laut sebagai potensi wisata andalan di Kecamatan Tejakula.


Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Nyoman Sutrisna mengatakan, pengembangan terumbu karang ini dapat mensejahterakan masyarakat di Kecamatan Tejakula. Sebab, konservasi terumbu karang dapat juga menjadi magnet untuk meningkatkan daya tarik wisatawan untuk datang ke Desa Bondalem. “Pengembangan terumbu karang ini kita lakukan untuk mengembangkan potensi alam yang kita miliki, sehingga mampu menarik wisatawan untuk datang ke Bali Utara, sekaligus juga  dapat meminimalkan kesenjangan distribusi wisatawan antara Bali Utara dan Bali Selatan,” pungkasnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group), kemarin.


Sutrisna menambahkan, tujuan diadakannya ASET BBDF ini,  merupakan even promosi potensi kepariwisataan yang dilakukan oleh Pemkab Buleleng dan masyarakat di Kecamatan Tejakula, untuk memperkenalkan potensi alam di Kecamatan Tejakula. Ia mengungkapkan, berbagai potensi wisata di Kecamatan Tejakula sudah sepantasnya untuk dipromosikan secara intensif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kecamatan Tejakula. “Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan diperlukan berbagai upaya secara berkesinambungan dan terintegrasi dari stake holder pariwisata yang terkait,” jelasnya.


Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, mengatakan, Desa Bondalem memiliki potensi wisata terumbu karang yang sangat baik. Pihaknya kini telah melakukan upaya pengembangan wisata bawah laut yang terintegrasi dengan masyarakat sekitar.

“Dengan terjalinnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat yang sadar lingkungan, Buleleng telah meraih berbagai penghargaan,  baik itu penghargaan nasional hingga penghargaan internasional. Hal ini tentunya telah mendorong industri pariwisata di Kabupaten Buleleng,” ungkapnya.


Ia menambahkan, pengembangan pariwisata di Buleleng, khususnya di Desa Bondalem tidak akan berhasil tanpa campur tangan masyarakat. Ia pun mengaku bangga terhadap masyarakat Desa Bondalem yang mau ikut andil dalam pelestarian dan pengambangan potensi pariwisata di Desa Bondalem.


“Saya sebagai Kepala Daerah akan terus mendorong masyarakat untuk sadar akan lingkungan, karena ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan kepada masyarakat,” tegasnya. Selama empat hari digelar, kegiatan BBDF di Bondalem diramaikan dengan beragam acara. Mulai dari  Tari Pendet Massal, Restocking Ikan, Pelepasliaran Tukik, Parade Jukung, Lomba Mancing, Underwater Explore, Gemar Makan Ikan, Atraksi Pembuatan Garam, Reef Check Monitoring hingga Yoga.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia