Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Balinese

108 Pasraman akan Gelar Pengobatan Medis dan Nonmedis

05 Desember 2018, 07: 13: 33 WIB | editor : I Putu Suyatra

108 Pasraman akan Gelar Pengobatan Medis dan Nonmedis

PASRAMAN: Panitia festival pasraman Indonesia ketika menjelaskan akan melakukan pengobatan medis dan non medis, di Denpasar, Selasa kemarin (4/12). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Sebanyak 108 pasraman yang bergabung dalam Perkumpulan Pasraman Indonesi (PPI) akan menggelar Festival Pasraman Indonesia 2018. Kegiatan itu akan dilaksanakan di Desa Wisata Kertalangu, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar, Sabtu (8/12) mendatang. Dijadwalkan juga ada pengobatan gratis kepada pengunjung yang diperiksa secara medis dan non medis. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Panitia Festival Pasraman Indonesia 2018, Ram Adi Saputra kepada Bali Express (Jawa Pos Group) di kawasan Renon, Denpasar, Selasa kemarin (4/11). Dia menjelaskan festival itu merupakan kolaborasi antara seluruh pasraman dengan berbagai metode pengajaran spiritual Hindu. Seluruh program-program pasraman nantinya akan dituangkan dalam festival yang akan melibatkan ribuan masyarakat.

"Termasuk pelaksanaan pengobatan gratis secara medis dan non medis juga akan kami lakukan. Nonmedis itu kan sakit yang disinyalir cakupannya luas. Bisa saja sakit karena stres, dan gangguan psikologi yang akan ditangai oleh pada pakarnya," terangnya. 

Selain itu, dia memaparkan kegiatan yang akan dilaksanakan di dalam festival terdiri atas simposium, parade ashram (Pasraman), Padayatra yang akan melibatkan ribuan masyarakat, yoga, meditasi, pengobatan alternatif dan medis, donor darah, dan bimbingan spiritual. "Festival ini merupakan yang pertama kalinya, terlebih dengan melibatkan ratusan pasraman," jelas dia. 

Ram Adi menambahkan, khusus  penanganan bagi pengunjung yang memeriksa non medis sudah ada yang menangani. Lantaran sudah bersifat surpanatural maupun niskala. Sehingga dari 108 pasraman yang ikut beberapa guru dan mahaguru dikatakan mengambil tugas hal tersebut. "Selain itu juga ada pameran stand kuliner dan berbagai macam pameran pernak-pernik khas pasraman," jelas dia. 

Pada tempat yang sama Ketua Dewan Pengurus Perkumpulan Pasraman Indonesia (DPPPI) I Ketut Murdana mengungkapkan, Festival ini merupakan gagasan dari PPI untuk mempersatukan dan memperkokoh  pasraman yang ada. Selain itu juga langkah bersama dalam menumbuhkan nilai-nilai ajaran adiluhung kepada masyarakat melalui berbagai varian kegiatan bernuansa spiritual Hindu. Hal ini juga untuk merefleksikan nilai-nilai kebhinekaan yang dikemas dalam bentuk model pasraman. 

"Melalui festival ini diharapkan mampu mewujudkan dan menjalin kebersamaan dalam menghadapi tantangan umat.  Begitu juga memberdayakan serta meningkatkan masyarakat Indonesia khususnya di Bali," tandasnya.

(bx/ade/bay/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia