Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Profesor Asal Kanada Ditemukan Tewas di Sungai Yeh Penet Desa Sangeh

05 Desember 2018, 21: 21: 11 WIB | editor : I Putu Suyatra

Profesor Asal Kanada Ditemukan Tewas di Sungai Yeh Penet Desa Sangeh

BUNUH DIRI: Diduga depresi berat Matthew lompat ke sungai Yeh Penet dan jasadnya ditemukan mengambang pada Rabu (5/12) (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, BADUNG - Para pengguna jalan dan warga sekitar Desa Sangeh digegerkan dengan penemuan mayat warga negara Kanada yang bernama Matthew Charles Bloomfield, 60, di Tukad Yeh Penet Desa Sangeh tepatnya di bawah jembatan Desa Sangeh dengan Desa Sribupati Kecamatan Marga Tabanan, pukul 12.30, Rabu (5/12).

Dari informasi yang dihimpun, masyarakat yang melintas melihat sosok mayat mengambang di sungai. Informasi tersebut diteruskan kepada kepolisian setempat. Kapolsek Abiansemal Kompol Ida Bagus Mertayasa beserta Sat Reskrim, Sat Intelkam serta Tim Identifikasi Polres Badung pun mendatangi TKP.

"Mayatnya di dalam air, di tengah sungai dengan posisi telungkup. Kepala menghadap ke selatan. Pada ujung jembatan sebelah timur ditemukan satu unit sepeda motor Vario Hitam DK 7367 LA dan sebuah SIM A yang tersimpan pada dashboard," ungkap Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta pada Rabu (5/12).

Kematian korban kelahiran Montreal Kanada 18 Februari ini diduga karena bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan. Informasinya, korban adalah profesor yang tinggal di Jalan Raya Kerobokan nomor 16 Z, Kuta Utara. Sebelum ditemukan meninggal memang sering berteriak-teriak.

Beberapa menit kemudian dilakukan evakuasi oleh Basarnas dan BPBD Badung di tengah-tengah hujan lebat. Dengan kedalaman sungai sekitar 50 meter. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUP Sanglah didampingi anggota Unit Reskrim Polsek Abiansemal.

Sementara itu dari hasil konfirmasi terhadap pemilik sepeda motor yang ditemukan di TKP atas nama I Komang Ayu Nuadi alamat Banjar Payogan Desa Kedewatan Ubud, memberi keterangan bahwa korban sedang mengalami depresi berat.

"Saksi pemilik motor ini memberikan stiker lengkap dengan nomor telepon di motornya yang tertulis. Jika ditemukan dan terjadi sesuatu dengan korban silahkan telepon ibu Komang Ayu Nuadi (pemilik motor)," ungkapnya.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia