Kamis, 13 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Puting Beliung Rusak 10 Rumah di Gelgel, Kepala Bocor Tertimpa Genteng

06 Desember 2018, 08: 50: 32 WIB | editor : I Putu Suyatra

Puting Beliung Rusak 10 Rumah di Gelgel, Kepala Bocor Tertimpa Genteng

PORAK-PORANDA: Salah satu rumah yang rusak akibat terjangan puting beliung. (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SEMARAPURA -  Puting beliung terjadi di wilayah Desa Adat Gelgel, Klungkung kemarin (5/12) sekitar pukul 16.00 wita. Tercatat 10 rumah rusak, dan satu bangunan balai banjar. Yakni Balai Banjar Kacangdawa yang gentengnya rontok.  Bangunan rumah yang rusak sebagian besar bagian atapnya. Puting beliung juga merobohkan pohon di areal Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan menimpa bangunan di sana.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), buting beliung merusak bangunan di Banjar Kacangdawa dan Banjar Minggir, Desa Gelgel. Delapan rumah rusak di Banjar Minggir, dan dua rumah di Kacangdawa. Warga Kacangdawa Komang Suamba, 35, mengungkapkan, turun hujan gerimis saat puting beliung terjadi. Tiba-tiba, Suamba yang saat kejadian berada di Poskamling depan balai banjar melihat angin berputar-putar di atas balai banjar tersebut. Sekitar 15 detik,  angin berputar-putar merontokkan genteng dan dua rumah  di sebelah baratnya. Yakni milik Ketut Wiguna dan rumah dinas Rutan Klungkung.  Setelah puting beliung hujan deras mengguyur kawasan itu.

Kelian Banjar Adat Kacangdawa Nengah Sukasma menambahkan,  banjar setempat segera memperbaiki atap balai banjar itu. Perbaikan harus dilakukan  karena balai banjar dijadikan tempat membuat perlengkapan sarana upacara di Pura Kahyangan Jagat Dasar Bhuana Gelgel. “Besok (Rabu, hari ini) warga akan gotong royong melakukan perbaikan,” ungkap Sukasma.

Salah seorang warga Banjar Minggir Ni Komang Suciarini,26, mengatakan, puting beliung terjadi saat hujan gerimis  di sana. Kejadian itu membuat keluarganya panik, menyelamatkan diri. Sebab ada dua anak-anak, dan neneknya yang sudah lingsir (tua) di dalam rumah. Calon kakak iparnya yang disebutkan bernama Komang tertimpa genteng hingga kepalanya bocor. “Semua berlarian, calon kakak ipar saya mau menyelamatkan keponakan yang masih kecil.  Saat  menyelamatkan tiba-tiba genteng jatuh menimpa kepalanya,” tandas Suciarini.

Data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung, delapan rumah yang rusak di Minggir, yakni rumah I Wayan Suda, Ketut Sudiardana, Wayan Astawan, Wayan Sudrana, Ni Ketut Kartini, I Nengah Sukarni, I Wayan Kariada, serta I Ketut Sucipta. “Korban yang rumahnya rusak kami minta mengungsi ke rumah tetangga dulu,”  ujar Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia