Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Badung Tinjau Pembudidayaan Ikan Air Tawar ke Purwakarta

06 Desember 2018, 12: 55: 02 WIB | editor : I Putu Suyatra

Badung Tinjau Pembudidayaan Ikan Air Tawar ke Purwakarta

PEMBIBITAN: Wabup Suiasa meninjau budidaya pembibitan ikan air tawar serangkaian kegiatan PIP Kabupaten Badung Satuan Pelayanan Konservasi Perairan Daerah Kabupaten Purwakarta, Rabu (5/12). (SURPA ADISASTRA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, PURWAKARTA - Rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Badung 2018 yang dipimpin Wakil Bupati Drs. Ketut Suiasa, SH, diterima secara resmi di Pemkab Purwakarta, Rabu (5/12). Rombongan diterima Bupati Purwakarta Ny. Hj. Anne Ratna Mustika, SE, di Pendopo Bupati.


Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekda Purwakarta Drs. H. Yus Permana, MM dan Kadis Peternakan dr. Sri Wulastri, serta pejabat lainnya. Sementara Wabup Suiasa didampingi Asisten I IB Yoga Segara, Staf Ahli Ketut Marta, plt. Kadis Pertanian Putu Oka Swadiana, Kadis PUPR IB Surya Suamba, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Kabag Hukum Budi Argawa, Kabag Ekonomi Nyoman Suardana, dan Kabag Keuangan AA Rahmadi.


Dalam sambutannya Bupati Anne Ratna yang baru 75 hari menjabat sebagai bupati menyatakan merasa terhormat menerima kunjungan PIP Badung 2018. Terkait dengan tujuan PIP Badung 2018 yang menyasar budidaya ikan air tawar, istri Dedy Mulyadi yang juga mantan Bupati Purwakarta ini menyatakan cukup berkembang baik karena memiliki satu wilayah penopang air tawar. Salah satunya Waduk Jati Luhur dengan produksi 91.000 ton per tahun. Waduk Cirata juga berproduksi cukup besar. Dengan kondisi ini, produksi ikan air tawar Purwakarta surplus. "Kelebihan produksi ini dikirim ke luar Purwakarta, bahkan keluar Pulau Jawa," ungkapnya.

Sementara terkait pembibitan, ujarnya, dihasilkan dari balai benih ikan di Desa Nagrog, Wanayasa. Pertahun, dihasilkan 6 juta ekor. Dengan teknik pembenihan dan pengembangan termasuk pembesaran, produksi ikan air tawar Purwakarta surplus. "Produksi ikan air tawar jenis emas dan nila masing-masing 40 ribu dan 39 ribu ton pertahun. Sementara patin dan bawal masing-masing 9 ribu ton," jelasnya.

Wabup Suiasa mengungkapkan terima kasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab Purwakarta karena telah menyempatkan diri menerima rombongan PIP Badung 2018. Selain melakukan silaturahmi, kedatangan rombongan PIP untuk menjabarkan misi dan visi Bupati Badung terutama untuk menjamin ketahanan pangan. Menurutnya, Badung memiliki potensi untuk budidaya ikan air tawar baik dari sisi lahan, sumber daya manusia (SDM), maupun peluang pasarnya. "Sebagai daerah tujuan wisata, kebutuhan ikan termasuk ikan air tawar sangatlah besar," terangnya.

Acara juga diisi dengan serah terima cendera mata. Selanjutnya rombongan PIP Badung 2018 meninjau teknik budi daya ke waduk, keramba jaring apung, kolam air tenang dan kolam air deras milik Satuan Pelayanan Konservasi Perairan Daerah di Desa Nagrog, Wanayasa, Purwakarta. 

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia