Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Balinese

Bawang Putih Tunggal Atasi Sperma Encer dan Susah Punya Anak

06 Desember 2018, 13: 11: 37 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bawang Putih Tunggal Atasi Sperma Encer dan Susah Punya Anak

BERKHASIAT: Bawang puting tunggal. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Banyak yang memiliki keluhan mani encer, sperma buruk, hingga menyebabkan susah memiliki keturunan. Berbagai upaya dilakukan, dari upaya non medis hingga menjalani program bayi tabung. Namun, ada cara sederhana yang bisa ditempuh,  dengan  mengonsumsi ramuan herbal untuk mengatasinya.

Pemilik usaha herbal Jungkumis, I Dewa Agung Made Suryawan menjelaskan, banyak khasiat tanaman herbal asli Bali yang belum diketahui masyarakat. Bahkan, banyak diantaranya sering digunakan dalam kehidupan sehari - hari. "Sebenarnya apa yang kita butuhkan, sudah disediakan di lingkungan sekitar kita. Hanya saja, tidak banyak yang tahu kashiat dari tanaman - tanaman itu. Akhirnya kelimpungan, bahkan rela menghabiskan uang puluhan juta hanya demi memiliki keturunan misalnya," papar
Dewa Agung Made Suryawan kepada Bali Express ( Jawa Pos Group) di Denpasar, kemarin.

Dikatakan pria yang akrab disapa Jungkumis, salah satu tanaman obat yang mudah dicari adalah Lemon dan Bawang Berlian. "Bawang Berlian memiliki khasiat sebagai obat maag alami dan detox, ada juga Kunyit Putih yang dapat dijadikan sebagai penghalus kulit secara alami," ungkap alumni Fakultas Ayurveda UNHI Denpasar.


Khusus untuk mengatasi sperma encer dan sulit memiliki anak, Suryawan berbagi resep rahasianya. Bahan herbal yang digunakan adalah Jeruk Lemon, Jahe Merah, Madu, Bawang Putih tunggal, Jinten Item, dan Amla ( Komiloko). " Nah dari keseluruhan bahan, yang paling sulit dicari adalah bawang putih (suna)  tunggal. Tanaman ini hanya tumbuh di Karangasem. Jadi sulit mendapatkannya, namun khasiatnya sudah tidak diragukan. Soalnya sudah ada penelitian terkait itu," ungkapnya.


Semua bahan tersebut dikeringkan kemudian dihancurkan dan diseduh, lalu diminum secara teratur. "Herbal umumnya lebih aman, tapi harus kontinyu minumnya, tidak bisa baru minum sekali langsung jadi, butuh waktu dan ketekunan," ungkapnya. Selain lewat minuman herbal, Suryawan juga menyarankan pasangan untuk cek kesehatan reproduksi ke dokter kandungan. "Cek dulu apa masalahnya. Kalau ada sumbatan dibersihkan dahulu, atau ternyata ada penyakit ditangani. Baru setelah itu dilakukan upaya memiliki anak. Kalau sudah sama sama sehat,  semua upaya pasti mudah," terangnya.


Tak disanggahnya, sangat banyak manfaat Bawang Putih bagi kesehatan. Mengonsumsi sesiung Bawang Putih mentah di pagi hari merupakan obat tradisional yang dipercaya sejak ratusan tahun lalu di Asia maupun Mediterania. Terlebih jika dikunyah selagi perut belum terisi apa pun.


Manfaat makan Bawang Putih mentah di pagi hari diantaranya untuk meningkatkan sistem imun, menurunkan hipertensi, mengatasi flu. Selanjutnya dapat menurunkan kolesterol, mencegah kanker, detoksifikasi tubuh. Selain itu, mencegah demensia, menguatkan tulang, mengatasi gangguan pencernaan dan meningkatkan metabolisme. Bahkan, Bawang Putih juga dapat  menurunkan berat badan berlebih, menurunkan risiko berbagai jenis kanker, antara lain kanker  lambung, kanker rahim, dan kanker prostat karena Allicin didalamnya akan membunuh sel kanker yang berlebihan. Antioksidan di dalam bawang putih juga akan membantu mencegah kerusakan sel yang jadi biang keladi penuaan dini dan demensia.


Dibandingkan obat-obatan kimia, obat tradisonal (herbal) memiliki beberapa kelebihan, yakni efek sampingnya relatif rendah. Dalam suatu ramuan dengan komponen berbeda, memiliki efek saling mendukung karena pada satu tanaman memiliki lebih dari satu efek farmakologi serta lebih sesuai untuk penyakit-penyakit metabolik dan degeneratif.  Jika mengunakan obat modern dikhawatirkan adanya efek samping yang terakumulasi dan dapat merugikan kesehatan. Oleh karena itu, lebih sesuai bila menggunakan obat alam, walaupun penggunaanya dalam waktu lama, tetapi efek samping yang ditimbulkan relatif kecil sehingga dianggap lebih aman.


Laki- laki yang akrab dipanggil Jungkumis ini, juga berbagi resep untuk menghaluskan kulit. "Kalau untuk menghaluskan kulit, bisa menggunakan kunyit putih. Kunyitnya diparut lalu diseduh. Boleh menambahkan sedikit gula atau madu. Minum secara teratur, kulitnya akan semakin halus, dan terlihat bersinar," ujarnya.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak enggan meminum jamu atau racikan herbal. " Jangan takut minum jamu, nyatanya zaman dahulu tidak ada obat kimia, nenek moyang kita sehat. Bukan karena perbedaan fisik, tapi mereka pintar memanfaatkan tanaman herbal yang ada di sekitarnya sebagai obat alami. Makanya, umur mereka jauh lebih panjang dibanding orang masa kini," tandasnya.
Obat herbal adalah obat yang umum digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk pencegahan dan pengobatan berbagai macam penyakit. Obat herbal memiliki banyak manfaat, dan yang paling utama tidak mengganggu proses penyembuhan alami tubuh.  Sebaliknya, obat-obatan herbal dapat membuat proses penyembuhan menjadi lebih cepat dan tubuh bisa mempertahankan lingkungan internal yang ideal untuk penyembuhan.


Obat herbal juga bebas racun, sehingga aman dikonsumsi siapa pun, bahkan seringkali memberikan efek meluruhkan racun dalam tubuh (detoksifikasi).


Selsin itu, obat herbal tidak selalu bergantung pada bantuan tenaga medis. Apabila diagnosa sudah jelas, pengobatan umumnya dapat dilakukan oleh anggota keluarga sendiri tanpa harus tergantung pada bantuan tenaga medis atau paramedis. Dokter dibutuhkan untuk diagnosa yang benar dengan bantuan analisa laboratorium klinik. Di sisi lain, rekomendasi pengobatan herbal atau tradisional juga dapat diberikan oleh dokter.

(bx/tya/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia