Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Kolom

PBB akan Dukung Jokowi – Ma’ruf

Oleh: Abdul Aziz*

06 Desember 2018, 13: 32: 25 WIB | editor : I Putu Suyatra

PBB akan Dukung Jokowi – Ma’ruf

Jokowi dan Yusril Izha Mahendra (ISTIMEWA)

JUMAT (30/11) lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Yusril yang sebelumnya telah sepakat dan menerima tawaran menjadi pengacara pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, menemui Presiden Jokowi untuk membahas masalah negara, terutama masalah ketatanegaraan. Seusai pertemuan itu, Yusril memberi isyarat bahwa partainya akan mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

Profesor yang pernah menjadi Guru Besar UI itu menerangkan bahwa PBB akan menentukan sikap politik di Pemilu 2019 pada Januari 2019 yang akan datang. Meski tidak menampik di internal PBB ada dinamika, pro dan kontra. Mantan Sekretris Negara di era SBY itu meyakini bahwa internal partainya akan seiring sejalan dengan pilihan politiknya. Yusril mengatakan, keputusan dirinya mendukung Jokowi itu juga didukung oleh kader PBB. Hal tersebut telah dibahas sejak lama termasuk dalam pertemuan rapat Komite Pemenangan Pemilu PBB serta Ketua DPW.

Pakar hukum tata negara tersebut juga menyampaikan dirinya selama ini tak berseberangan dengan pemerintahan, meskipun sering menyampaikan kritikan, dan kadang cukup keras. Namun menurutnya kritikan tersebut merupakan kritikan konstruktif. Selain kritikan, Ia juga kerap memberikan saran kepada Presiden Jokowi, terutama dalam menghadapi persoalan-persoalan hukum sebagai harapan dapat menjadi pertimbangan Presiden dan membawa manfaat bagi kehidupan bangsa dan negara. Dalam kaca mata politik, langkah yang dilakukan oleh ketua umum PPB tersebut dinilai untuk membesarkan PBB. Termasuk, meloloskan partai tersebut ke parlemen pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

Menanggapi hal itu, Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono menyatakan, keputusan PBB mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan diputuskan pada saat Rakornas pada Januari 2019. Kendati demikian, ia mengatakan “apa pun langkah Yusril bakal diikuti oleh para kader. Di Partai Bulan Bintang itu apa yang menjadi langkah ketua umum, semua akan patuh mendukung langkahnya". Para kader dan konstituen sadar untuk dapat lolos ke Senayan maka perlu diambil langkah-langkah strategis. "Tentunya, kami yang di bawah tentunya mendukung semua langkah ketua umum," ungkap Sukmo. Sukmo menambahkan, pengurus pusat telah melakukan pertemuan dengan pimpinan pengurus PBB se-Indonesia. Pada kesempatan itu, Yusril telah menyampaikan langkah-langkahnya.

Pemuda Bulan Bintang Jawa Barat, juga siap mendukung langkah Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra untuk mengambil sikap memenangkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Ketua Pemuda Bulan Bintang Jabar M. Ali Nurhakim menekankan pihaknya juga mendukung langkah Yusril yang terpilih menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf. "Aspirasi kaum milenial mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan ketua umum (menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf). Sekali pun besok ke Jokowi-Ma'ruf kita siap mendukung," ujar Ali usai deklarasi relawan milenial Pemuda Bulan Bintang Jabar di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Senin (3/12).

Sedangkan Wakil Sekjen PBB Bidang Komunikasi dan Opini Publik, Solihin Pure menyatakan, pertemuan Yusril dan Jokowi telah membuat lawan politik, yakni Partai Gerindra 'kebakaran jenggot'.  Solihin mengatakan hal itu menanggapi pernyataan Wakil Sekjen Partai Gerindra yang juga anggota Timses Prabowo-Sandi, Andre Rosiade yang mengklaim kader PBB di “akar rumput” tetap akan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Menurut Solihin, sangat tidak pantas, Andre menggiring opini di publik bahwa Yusril dan DPP PBB dukung Jokowi, sementara kader dan caleg PBB di akar rumput mendukung Prabowo. Menurut Solihin, PBB adalah partai Islam yang sangat demokratis dan Yusril sebagai ketua umum telah ditetapkan sebagai capres dari PBB. "Jika tidak bisa maju capres, maka kewenangan itu sepenuhnya diserahkan ke Yusril sebagai Ketum untuk menentukan arah kebijakan partai terkait dengan dukungan capres," jelasnya. Nanti setelah diambil keputusan, maka dirinya yakin kader PBB di akar rumput akan patuh dengan putusan DPP dan Yusril,

Dukungan PPB tersebut akan menambah lagi barisan Partai Islam yang akan mendukung Jokowi – Ma’ruf. Dengan bergabungnya PBB ke Jokowi – Ma’ruf dinilai para pakar politik sebagai langkah yang tepat bagi Partai yang sempat redup di panggung politik utama Nasioanal beberapa tahun terakhir. (*) 

*) Penulis adalah Mahasiswa di salah satu PTN Jakarta

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia