Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Balinese

Berlomba dalam Gita Champion, Bersatu dalam Gita Jayanti Nasional 2018

06 Desember 2018, 14: 38: 05 WIB | editor : I Putu Suyatra

Berlomba dalam Gita Champion, Bersatu dalam Gita Jayanti Nasional 2018

FOTO BERSAMA: Para panitia Gita Champion 2018 foto bersama dalam salah satu kegiatan. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Bhagavad-gita dikenal sebagai buku pengetahuan (book of knowledge) yang berisi nilai-nilai spiritual yang telah diakui oleh para sarjana terpelajar, rohaniwan, kaum cendekiawan, dan tokoh-tokoh besar dunia sebagai buku penuntun kehidupan saat ini dan kehidupan yang akan datang serta sumber inspirasi bagi jutaan orang di seluruh dunia. Mengingat pentingnya ajaran-ajaran dalam Bhagavad-gita, Panitia Gita Jayanti Nasional menyelenggarakan berbagai perlombaan yang dikemas dalam suatu event yang diberi nama Gita Champion.

Gita Champion yang diadakan pada hari Sabtu 24 November terdiri dari empat jenis lomba, yaitu Lomba Menghafal Sloka Bhagavad-gita (kategori SD dan SMP), Lomba Dharma Wacana (kategori SMA dan Mahasiswa), Lomba Testimoni terkait Bhagavad-gita (tingkat Umum), serta Lomba Esai (tingkat Umum). Mengambil tempat di aula Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, perlombaan Menghafal Sloka dan Dharma Wacana diikuti oleh total sebanyak 190 peserta untuk berbagai kategori, sedangkan lomba esai dan testimoni dilaksanakan secara daring (online). Gita Champion tahun 2018 adalah ajang perlombaan yang pertama kali dilakukan untuk menyambut Gita Jayanti Nasional yang telah berlangsung sebanyak empat kali sejak tahun 2015. Gita Champion pertama ini bekerja sama dengan kampus UNHI, serta mendapatkan dukungan sepenuhnya dari PHDI, Bimas Hindu, Pemprov Bali, serta Pemkot Denpasar.

Turut hadir dalam pembukaan Gita Champion diantaranya adalah Wakil Rektor III UNHI Denpasar, Wakil KetuaPHDI Bali, PerwakilanPemkot Denpasar, Presiden World Hindu Parisad (WHP), serta Ketua Perkumpulan International Society for Krishna Consciousness (ISKCON). Dalam sambutannya, Wakil Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali, Pinandita Ketut Pasek Swastika menyampaikan bahwa bahwa sudah saatnya umat Hindu di Tanah Air, khususnya generasi muda, mulai lebih giat mempelajari Tattwa agama, disamping penyelenggaraan upacara yang telah dilakukan dengan sangat baik oleh umat Hindu. “Pembekalan mengenai tatwa agama akan membuat seseorang mengerti apa makna dibalik kegiatan ritual yang telah dilkukan,” katanya.

Selanjutnya, Presiden WHP yang juga merupakan Gubernur Bali dua periode (2008-2018) Mangku Pastika mengatakan bahwa Bhagavad-gita mengajarkan intisari kehidupan yang dapat menjadi makanan rohani untuk Sang Jiwa (roh). “Bhagavad-gita merupakan petunjuk dalam menghadapi berbagai keragu-raguan dalam hidup,” katanya.

Sebagai pengagas acara, Ketua ISKCON Nengah Wijana mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta lomba dan juga para pendamping. Menurut Wijana, Bhagavad-gita berisi pengetahuan rohani yang menjadi intisari dari ajaran Weda, dan oleh karena itu, generasi muda Hindu wajib mulai belajar apa yang menjadi kitab sucinya. Selaku tuan rumah acara, Wakil Rektor III UNHI Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T., mengatakan mendukung secara penuh penyelenggaraan Gita Champion di Kampus UNHI, dan sekaligus menawarkan kepada panitia agar tahun depan dapat terlaksana kembali di kampus UNHI.

Sebagai lanjutan dari acara Gita Champion, panitia Gita Jayanti Nasional 2018 akan mengadakan acara Gita Yoga yang bekerja sama dengan kampus Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar. Dalam acara Gita Yoga ini, ribuan peserta akan diundang untuk melakukan yoga bersama di Lapangan Bajra Sandhi Renon pada tanggal 16 Desember 2018. Menurut Ketua Gita Jayanti Nasional 2018 I Made Gede Yagustana, Ak., M.M., Panitia sedang berusaha keras mengundang kehadiran Bapak Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan (PMK) Puan Maharani serta tokoh-tokoh nasional dan daerah lainnya.

“Para pemimpin negeri ini diharapkan mampu meningkatkan semangat para penggiat yoga untuk secara bersama-sama memajukan NKRI,” katanya.

Sesuai dengan tema Gita Jayanti Nasional 2018 yaitu “Bersatu Bekerja Menuju Kejayaan NKRI”, ketua Panitia ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membudayakan kehidupan yang sehat, baik sehat secara fisik, mental maupun spiritual, salah satunya melalui kegiatan yoga. Selanjutnya, Rektor IHDN yang sekaligus Ketua PHDI Bali Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., mengatakan bahwa IHDN mendukung sepenuhnya kegiatan Yoga ini. IHDN telah memiliki Jurusan Yoga dan Kesehatan, sehingga diharapkan dapat membantu secara kepanitiaan, menyediakan pelatih yoga, dan sekaligus mengirimkan peserta dalam acara gita yoga.

(bx/tya/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia