Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Contoh Subang, Badung Fokus Budidaya Ikan Air Tawar

06 Desember 2018, 19: 42: 20 WIB | editor : I Putu Suyatra

Contoh Subang, Badung Fokus Budidaya Ikan Air Tawar

TINJAU BUDIDAYA: Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa meninjau budidaya ikan air tawar di Desa Cijambe Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang, Kamis (6/12). (SURPA ADISASTRA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Pemkab Badung serius hendak mengembangkan budidaya ikan air tawar. Pascakunjungan ke Kabupaten Purwakarta guna mempelajari pembenihan ikan, rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung juga mendatangi Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Kamis (6/12).

Rombongan PIP Badung dipimpin langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Ikut mendampingi, Wabup I Ketut Suiasa, Kadis Perikanan I Putu Oka Swadiana, anggota DPRD Badung IB Sunartha, Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, PPL, dan perwakilan kelompok tani ikan dari Badung.

Kedatangan Bupati Giri Prasta beserta rombongan disambut Plt. Bupati Subang, H. Ating Rusnatim, SE bersama Ketua DPRD Subang Ir. Beni Rudiono beserta sejumlah pejabat terkait. PIP kali ini mengangkat tema "Pengembangan budidaya ikan air tawar guna mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Badung".

Plt. Bupati Subang, Ating Rusnatim menyampaikan apresiasi kepada Bupati Badung beserta rombongan sudah memilih Kabupaten Subang sebagai obyek kunjungan. Dipaparkan, Subang memiliki luas 205.176,95 hektare atau 6,34 persen luas Provinsi Jawa Barat. Terdiri dari 30 kecamatan dan 253 desa/kelurahan. Sementara potensi perikanan di Subang, khususnya wilayah utara dikembangkan perikanan air laut, air payau dan udang paname dengan teknologi modern. Tak hanya itu, di wilayah tengah yang datar maupun selatan di ketinggian, dikembangkan budidaya ikan air tawar dan ikan air deras. "Paling banyak pembenihan dan suplainya ke wilayah Jatiluhur dan Cirata," jelasnya.

Selain itu pemerintah juga memiliki tempat melakukan penelitian dan pengembangan ikan air tawar. Komoditas lainnya yaitu nanas, padi dan potensi wisata. "Mudah-mudahan dari kunjungan ini ada manfaatnya bagi Badung, yang terpenting ada tindaklanjut dan kerjasama untuk meningkatkan potensi kedua kabupaten, " imbuhnya.


Sementara Bupati Giri Prasta juga menyampaikan terima kasih atas penerimaan dari Bupati dan DPRD Subang. Kunjungan ke Subang ini bertujuan untuk belajar mengenai budidaya ikan air tawar, karena diketahui Subang sebagai salah satu penghasil dan pemasok ikan air tawar terbesar di Indonesia. Diakui memang potensi pengembangan budidaya ikan air tawar di Badung cukup besar. Mulai dari potensi alamnya, sumber daya manusia termasuk dukungan infrastruktur. Selain itu permintaan atau kebutuhan akan ikan air tawar bagi masyarakat Badung dan Bali umumnya juga begitu besar.

"Sudah menjadi komitmen kami di Pemerintah Kabupaten Badung untuk mengembangkan budidaya ikan air tawar, sehingga nantinya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," ungkapnya.


Kadis Perikanan Subang Drs. H. Engkus Kusnidar menjelaskan, di wilayah Subang dengan dataran tinggi dikembangkan budidaya ikan air deras dengan 6000 kolam, di tujuh kecamatan dan menghasilkan sebanyak 10 ribu ton pertahun. Di Subang tengah, dikembangkan pembenihan perpembibitan dengan hasil 5 juta ekor pertahun. Sejumlah 70 persen disuplai ke cirata dan jatiluhur. "Sedangkan di pantai sepanjang 68 km, ada budidaya ikan laut, air payau dan udang paname dengan jumlah 49 kelompok, anggota 6.196 orang dengan produksi di tahun 2017 sebanyak 24.330 ton pertahun," paparnya.


Usai kunjungan ke Kantor Bupati Subang, Bupati Giri Prasta didampingi Bupati Ating bersama rombongan langsung mengunjungi kelompok budidaya ikan nila dan ikan mas, yaitu kelompok Jaya Makmur di Desa Cijambe, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang. "Tahun 2020 kami targetkan budidaya sudah mulai berjalan di Badung," tandas Giri Prasta. 

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia