Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Hujan Deras, Gianyar Dikepung Banjir hingga Tembok Roboh

06 Desember 2018, 20: 35: 28 WIB | editor : I Putu Suyatra

Hujan Deras, Gianyar Dikepung Banjir hingga Tembok Roboh

TIMPA RUMAH : Longsor dan robohnya penyengker yang menimpa garase dan rumah di Banjar Bukit, Kelurahan Samplangan pada Rabu (5/12) sore. (BPBD GIANYAR FOR BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Hujan deras yang disertai angin kencang pada Rabu (5/12) sore hingga malam membuat sejumlah titik di Gianyar terkena musibah, mulai dari tembok roboh, banjir, hingga pohon tumbang. Syukurnya rentetan kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa, meski kerugian ditaksir mencapai puluhan juta.

Data yang diberikan BPBD Gianyar Kamis (6/12) menyebutkan, kejadian pertama terjadi di wilayah Banjar Bukit Batu, Kelurahan Samplangan. Dimana sekitar pukul 18.00 sebuah tembok penyengker sepanjang 20 meter dengan tinggi 6 meter roboh. Tak ayal rumah bale dangin milik I Wayan Sukadana, 65, yang berada di bawahnya tertimpa material tembok penyengker. Tak hanya rumah, garase motor yang didalamnya berisi 3 unit sepeda motor juga ikut tertimpa. Syukurnya dalam kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Meski kerugian ditaksi mencapai Rp 75 juta.

Atas kejadian tersebut, sejumlah anggota TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Gianyar dibantu jajaran terkait langsung meluncur ke lokasi kejadian, untuk proses evakuasi dan pembersihan yang berlangsung hingga pukul 21.05.

Selain di Banjar Bukit Batu, hujan deras yang disertai angin kencang tersebut pada Rabu malam sekitar pukul 19.33 juga membuat pohon belalu di Jalan Jata, wilayah Banjar Sampiang, Kelurahan Gianyar tumbang. Kejadian ini sempat membuar ruas jalan tersebut terganggu. Pasalnya pohon tersebut memiliki panjang hingga 12 meter dan berdiameter hingga 25cm, melintang di tengah jalan.

Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, tumbangnya pohon tersebut juga turut menimpa instalasi kabel milik PLN. Tak lama berselang personel TRC BPBD Gianyar tiba di lokasi kejadian, hingga proses evakuasi dan pembersihan tuntas dilakukan sekitar pukul 21.25.

Tak hanya pohon tumbang dan tembok “melingeb”, hujan disertai kilatan petir juga membuat beberapa titik jalan utama di Gianyar mengalami banjir. Hal itu tak lepas dari meluapnya air di gorong-gorong yang dipenuhi sampah. Banjir tersebut seperti terjadi di Jalan Raya Semabaung yang berlangsung sekitar pukul 20.05 dan baru berhasil ditangani BPBD Gianyar sekitar pukul 21.35. Banjir yang sama juga terjadi di salah satu ruas jalan di wilayah Banjar Tusan, Desa Blahbatuh.

Dikonfirmasi mengenai rentetan kejadian tersebut, Kepala BPBD Gianyar AA Oka Digjaya Kamis (6/12) menyebut longsor maupun pohon tumbang itu terjadi tak lepas dari intensitas hujan yang deras disertai dengan angin kencang. Namun pihaknya menyoroti terkait adanya beberapa titik banjir akibat meluapnya saluran air di gorong-gorong.

“Khusus luapan air itu, dengan musim hujan yang sudah datang, saya menghimbau kepada masyarakat, mari jaga kebersihan. Khususnya pembersihan pada saluran-saluran air, termasuk gorong-gorong. Karena ketika itu tersumbat, luapan saat hujan lebat pasti akan terjadi,” terangnya. 

(bx/wid/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia