Sabtu, 15 Dec 2018
baliexpress
icon featured
Balinese

Forum Hindu Bersatu Tuntut Polisi Tuntaskan Penghina Dewa Hindu

07 Desember 2018, 21: 34: 27 WIB | editor : I Putu Suyatra

Forum Hindu Bersatu Tuntut Polisi Tuntaskan Penghina Dewa Hindu

ASPIRASI: Belasan anggota Forum Hindu Bersatu menyampaikan aspirasinya di depan Catur Muka, Denpasar, Jumat (7/12). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Tuntutan terkait penistaan agama Hindu oleh seorang oknum yang tersebar di media sosial telah dilaporkan secara remsi Forum Hindu Bersatu ke Polda Bali. Agar laporan tersebut dituntaskan, mereka kembali menggelar orasi di depan Patung Catur Muka, Denpasar, Jumat (7/12). Puluhan anggota itu menuntut agar hukum yang berlaku ditegakkan sebagaimana mestinya.

Ketua Umum Forum Hindu Bersatu, Made Suarsana, menjelaskan kegiatan itu diawali dengan sembahyang bersama. Mulai dari Pura Jagatnata, setelah itu baru berorasi di depan Patung Catur Muka. "Orasi damai ini berkaitan dengan postingan seorang oknum di media sosial, dimana narasinya inilah makanan Dewa Agama Hindu dengan berisi gambar kotoran," terangnya.

Terkait postingan itu pihaknya sudah melaporkan kepada Polda Bali beberapa waktu lalu. Postingan itu tidak saja melukai umat Hindu saja. tetapi ia menjelaskan juga dirasa merusak rasa persatuan dan kesatuan bernegara saat ini. Sebagaimana yang tercantum pada sila pertama, yaitu dalam Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Besar harapan kami kepada Bapak Kapolda Bali, dan pemerintah seharusnya dapat ditindaklanjuti dengan tegas. Sedangkan pemerintah sebagai penengahnya, karena penistaan itu sudah membuat keresahan umat. Bukan Hindu saja, tetapi kami mewakili seluruh umat agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu," tegas Suarsana kepada Bali Express (Jawa Pos Group).

Lanjutnya, melihat situasi sekarang ini yang mendekati tahun Pemilihan Umum agar tidak dijadikan kesempatan merusak kerukunan yang terjalin baik selama ini. Selain itu, pihaknya melaksanakan orasi tersebut juga bukan atas dasar rasa dengki, ataupun benci. Tetapi dengan mengedepankan rasa kasih sayang.

Dalam kesempatan itu, orasi dilakukan hanya menuntut dan menegaskan agar laporan ditandaklanjuti. Jangan sampai hanya mandeg pada pelaporan saja, tetapi harus ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. "Undang-undang mohon diterapkan, undang-undang juga mohon ditegakkan," tandas dia.

Selesai melaksanakan orasi, sambil membawa bendera merah putih dan membentangkan spanduk bertuliskan Forum Hindu Bersatu. Selanjutnya mereka menyanyikan lagu-lagu yang mengkritik secara halus.

(bx/ade/bay/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia