Kamis, 24 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

UMK Badung Resmi Naik Jadi Rp 2,7 Juta

11 Desember 2018, 09: 38: 22 WIB | editor : I Putu Suyatra

UMK Badung Resmi Naik Jadi Rp 2,7 Juta

SOSIALISASI: Sosialisasi kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Badung di Puspem Badung, Senin (10/12). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung tahun 2019 resmi naik menjadi Rp 2.700.297,34. Hal tersebut berdasar Peraturan Gubernur Bali Nomor 91 Tahun 2018 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung pun melaksanakan sosialisasi, Senin kemarin (10/12).

Sosialisasi diikuti 150 orang, perwakilan  berbagai instansi. Hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung Ida Bagus Oka Dirga,  Dewan Pengupahan Kabupaten Badung Wayan Suyasa, Ketua Apindo Wayan Sandra, Ketua  PC FSP Pariwisata Putu Satya Wira Mahendra, dan seluruh para pengusaha Kabupaten Badung. 

Adapun UMK Badung tahun 2018 Rp 2.499.580,99 sedangkan di tahun 2019 Rp.2.700.297,34. Kenaikan mulai berlaku 1 Januari 2019. "Dengan sosialisasi ini kami berupaya melakukan sosialisasi melalui media cetak maupun media elektronik. Perusahan di Kabupaten Badung hampir 9.000 perusahaan, oleh karena itu kami berupaya melakukan sosialisasi di semua lini. Untuk diketahui bahwa UMK di Kabupaten Badung per 1 januari sudah berlaku sesuai dengan Keputusan Gubenur," ungkap Oka Dirga.

Dewan Pengupahan Kabupaten Badung Wayan Suyasa mengatakan, sosialisasi UMK yang sudah ditetapkan oleh Gubenur diharapkan berlaku efektif. Hal tersebut juga menyangkut hak-hak karyawan. "Dengan surat keputusan Gubenur sebagai legal formalnya UMK Badung, sudah harus berlaku per 1 Januari. Kami berharap perusahaa menghargai hal ini dan demi perusahaan itu menjadi berkembang," harapnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Kabid Hubungan Industri (HI) dan Kesejahteraan Pekerja, I Gusti Ngurah Agung  mengatakan, dasar pelaksanaan sosialisasi,  yaitu UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang tenaga kerja dan PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. "Selain itu, sosialisasi ini bertujuan agar UMK diketahui seluruh komponen masyarakat dan juga pemerintah, di samping sebagai jaring pengamanan terjaminnya kesejahteraan para pekerja di wilayah Kabupaten Badung," tegasnya selaku ketua panitia.

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia