Rabu, 20 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ditahan, Gita tetap Digaji Rp 43 Juta sebagai Anggota DPRD Klungkung

12 Desember 2018, 19: 50: 34 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ditahan, Gita tetap Digaji Rp 43 Juta sebagai Anggota DPRD Klungkung

TITIPKAN UANG: Kejari Klungkung saat menyaksikan proses penitipan uang kerugian negara dari tersangka Gede Gita Gunawan dan istrinya Thiarta Ningsih melalui penasehat hukum Pande Made Sugiartha di BRI Klungkung, Rabu (12/12). (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SEMARAPURA - Penahanan terhadap anggota DPRD Klungkung I Gede Gita Gunawan yang tersandung kasus dugaan korupsi proyek Biogas di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, ternyata tak mempengaruhi pendapatannya sebagai anggota dewan. Dia tetap berhak menerima gaji dengan berbagai tunjangan yang besarannya mencapai Rp 43 juta per bulan. Hal itu dibenarkan Sekretaris DPRD Klungkung I Wayan Sudiarta ditemui Rabu (12/12).

Sudiarta menegaskan, tak ada dasar memangkas gaji Gita Gunawan. Meskipun dia tidak bisa lagi melaksanakan kewajibannya sebagai anggota dewan karena ditahan Kejari Klungkung sejak Selasa lalu (11/12). Pendapatan politikus dari Fraksi Golkar, itu bisa dipangkas ketika kasusnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar atau statusnya menjadi terdakwa. “Kalau sudah terdakwa, kami  mengusulkan pemberhentian sementara ke Gubernur Bali. Setelah turun Surat Keputusan (SK) pemberhentian, baru bisa pangkas gajinya,” terang Sudiarta.

Hal itu, lanjut pejabat asal Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, mengacu Peraturan DPRD Klungkung 1/2018 tentang Tata Tertib dan Kode Etik. Pada bagian ketiga tentang pemberhentian anggota dewan, pasal 134 disebutkan bahwa anggota DPRD diberhentikan sementara karena menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana umum yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun. Anggota DPRD diberhentikan sementara karena menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana khusus atau keputusan Badan Kehormatan (BK) DPRD.  

“Sekarang statusnya tersangka. Walaupun ditahan, tetap terima gaji. Semua tunjangan dapat,” jelasnya.

Ketika sudah terdakwa dan diberhentikan sementara, Gita Gunawan hanya berhak mendapat uang representasi, tunjangan keluarga dan tunjangan beras. Besarannya di bawah Rp 2 juta.

Sementara itu, sehari setelah dilakukan penahanan terhadap Gita Gunawan, ternyata yang bersangkutan menitipkan uang pengganti sesuai kerugian negara kasus dugaan korupsi Biogas di BRI Klungkung Rp 792.912.645. Penitipan uang pengganti atas nama Gita Gunawan dan istrinya Thiarta Ningsih yang juga tersangka dalam kasus itu. Proses penitipan dilakukan oleh pengacara tersangka, Pande Made Sugiartha dengan disaksikan Kasi Pidsus Kejari Klungkung Kadek Wira Atmaja dan Kasi Intel I Gusti Ngurah Anom Sukawinata beserta tim jaksa penuntut umum (JPU).

Anom Sukawinata mengungkapkan, penitipan uang pengganti itu tak menghapus proses hukum. Dakwan tetap disusun tanpa terpengaruh dengan penitipan uang pengganti. Etikad baik Gita dan istrinya sebatas menjadi pertimbangan JPU dalam menyusun tuntutan nanti. “Kemungkinan bisa lebih ringan. Tersangka sudah ada etikad baik mengembalikan uang negara,” ujar Anom Sukawinata. 

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia