Selasa, 22 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Plt Ketua Golkar Bali Sebut Musdalub Belum Perlu

13 Desember 2018, 09: 29: 33 WIB | editor : I Putu Suyatra

Plt Ketua Golkar Bali Sebut Musdalub Belum Perlu

Plt Ketua DPD I Golkar Bali Gede Sumarjaya Linggih (DOK. BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Polemik Golkar di Bali semakin panas. Gerbong DPD II Golkar Kabupaten/Kota, minus Gianyar mendesak DPP untuk segera mengizinkan Musdalub di Bali. Namun kemarin (12/12), Plt Ketua DPD I Golkar Bali Gede Sumarjaya Linggih membuat penjelasan tertulis, yang mengatakan bahwa Musdalub belum saatnya digelar.

Sumarjaya Linggih alias Demer mengatakan, proses penetapan Plt oleh DPP Partai Golkar telah sesuai dengan mekanisme Partai Golkar, dan ditetapkan dalam rangka menjaga soliditas dan kondusivitas partai. Oleh karenanya wajib ditaati oleh seluruh jajaran kader partai. “Sesuai dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab yang diamanatkan dalam SK DPP 362, yaitu tugas, wewenang dan tanggung jawab yang sama dengan ketua difinitif. Oleh karenanya, tidak benar kalau ada pihak-pihak yang menyatakan terjadi kekosongan kepemimpinan di DPD Golkar Provinsi Bali,” jelas Demer dalam penjelasan tertulisnya.

Tak hanya itu, anggota DPR RI Fraksi Golkar ini mengatakan bahwa salah satu pertimbangan ditetapkannya SK DPP 362, adalah memberikan kesempatan Ketut Sudikerta untuk menyelesaikan masalah hukum yang sedang dihadapi. Dan apabila ia bisa menyelesaikan masalah hukumnya, maka sudah tentu posisi dan jabatannya ditetapkan kembali melalui pencabutan SK DPP 362. “Kalau sudah bisa memastikan tidak salah, akan dikembalikan lagi posisi Sudikerta sebagai Ketua DPD Golkar Bali,” sambungnya.

Terkait dengan Musdalub, Demer mengatakan memang PDD memberikan amanat dan wewenang untuk menyelenggarakan Musdalub. “Kami tentu akan melaksanakan Musdalub, pada saat yang kami pandang tepat dan mempertimbangkan status dan kondisi hukum yang sedang dialami oleh Ketut Sudikerta, serta melaksanakan investigasi mendasar terhadap usulan maupun pendapat berbagai pihak yang mengatasnamakan struktur Partai Golkar,” urainya.

Bahkan Demer juga memastikan, selaku pengemban amanat DPP Partai Golkar, bersikap musdalub belum perlu untuk dilaksanakan dalam waktu segera. “Kami memastikan Musdalub belum perlu dilakukan dalam waktu dekat,” tegasnya. “ Karena, saya lebih memprioritaskan konsolidasi, soliditas dan kerja keras untuk menangkan pilpres dan pileg. memberi kesempatan, memberikan dukungan moril, simpati, empati dan doa yang tulus agar Sudikerta bisa mengatasi masalah hukum yang sedang dialami,” imbuhnya.

Selain itu juga memastikan usulan Musdalub belum ada masuk ke DPD Golkar Bali sebagai tembusan. Sehingga Demer menganggap perlu ada langkah – langkah untuk bisa mencari data pasti terkait usulan itu. “Terakhir kami mengajak semua pihak untuk tetap solid, ikut menjaga kondusifitas partai dan tetap melaksanakan kerja keras untuk memenangkan Pilpres dan Pileg 2019,” pungkasnya.

(bx/art/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia