Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Komang Harik Juara Dunia Pencak Silat di Singapura

20 Desember 2018, 09: 27: 59 WIB | editor : I Putu Suyatra

Komang Harik Juara Dunia Pencak Silat di Thailand

MEMBANGGAKAN: Komang Harik Adi Putra menerima pengalungan medali usai menang di final. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR – Usai mengantongi medali emas Asian Games 2018, Komang Harik Adi Putra lagi-lagi menorehkan prestasi mengesankan di Kejuaraan Dunia Pencak Silat, 11-17 Desember di Singapura. Komang Harik menyabet emas setelah menumbangkan pesilat Thailand, Khufaron Arsae di babak final.

Harik harus berjuang ekstra melumpuhkan andalan Negeri Gajah Putih itu dengan skor telak 5-0. Ia turun di Kelas E 65-70 Kg Putra. Kemenangan Komang Harik Adi Putra membawa Indonesia juara umum tiga, dengan koleksi 5 medali emas, 5 perak, dan 5 perunggu.

Kepada Bali Express (Jawa Pos Group) melalui seluler, ia menuturkan kekuatan pesilat di tiap negara sebenarnya hampir merata. Namun pada babak final, ia mulai kualahan menghadapi teknik Khufaron Arsae yang cepat.

Alumnus IKIP PGRI Bali kelahiran 1994 ini sempat kesulitan membaca gerak-gerik Khufaron. Setelah mampu menyamai teknik lawan, ia lantas melibas Thailand dengan tendangan dan bantingan cepat.

“Tapi titiang (saya) bersyukur mampu menuntaskan PR dan menjadi juara dunia pertama kali. Astungkara saya bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia, khususnya Bali, keluarga, dan perguruan Bakti Negara," ujar Komang Harik saat dikonfirmasi, Rabu (19/12).

Kejuaraan di Singapura rupanya jadi ajang balas dendam. Pesilat asal Sangsit, Buleleng ini tercatat pernah bertemu lawan-lawannya di kejuaraan 2016.
Bali yang saat itu jadi tuan rumah malah dibuat malu merunduk oleh pesilat Malaysia, Mohd Al Jufferi Jamari. Kala itu Harik dan Jufferi bertemu di babak semifinal. Harik yang kalah, gagal maju ke final.

Namun hasil di Singapura membuat Harik punya kesempatan membuktikan diri sebagai pesilat tangguh yang patut diandalkan Indonesia. “Tentu ini pembuktian saya bahwa saya masih bisa membawa nama Indonesia melalui silat,” katanya seraya menegaskan kesiapannya apabila ia kembali dipanggil PB Bakti Negara memperkuat Merah Putih.

(bx/aka/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia