Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Stop Gunakan Kantong Plastik, Jual Tas Ramah Lingkungan

08 Januari 2019, 09: 50: 04 WIB | editor : I Putu Suyatra

Stop Gunakan Kantong Plastik, Jual Tas Ramah Lingkungan

PANTAU : Anak Agung Raka Icwara Pantau Toko Modern yang sudah menggunakan kantong non plastik, Senin (7/1) kemarin. (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, TABANAN – Di Kabupaten Tabanan sejumlah toko modern sudah stop penggunaan kantong plastik. Kendatipun sosialisasi secara resmi terkait Peraturan Gubernur Nomor 97 tahun 2018 tentang pembatasan plastik sekali pakai belum disosialisasikan secara resmi. Hal ini terungkap saat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan melakukan pemantauan ke lapangan sembari mengumpulkan informasi untuk penyusunan Peraturan Bupati (Perbub) Senin (7/1) kemarin. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan, Anak Agung Ngurah Raka Icwara menjelaskan, dari pantuan yang dilakukan pihaknya, berdasarkan empat sampel toko modern yang diambil, beberapa toko modern sudah mulai menghentikan menggunakan kantong plastik.  Seperti dua toko berjejaring Indomaret dan Alfarmart yang sudah menyedikan kantong atau tas non plastik. Kantong tersebut langsung dijual Rp 5.000.

 “Jadi Indomaret sudah menerapkan itu dan beberapa masyarakat sudah ada yang beli, sementara untuk Alfamart kita lihat sedang persiapan," tegasnya. 

Sementara itu, dua toko modern seperti Minimart dan KFC yang juga berada di wilayah seputaran Kota Tabanan masih menggunakan kantong plastic. Alasannya masih menghabiskan plastik yang sudah terlanjur dicetak. “Tadi kami lihat KFC dan Minimart masih gunakan kantong plastik," paparnya. 

Disamping melakukan pemanatauan, pihaknya turun ke lapangan sekaligus untuk mengumpulkan informasi untuk menyusun Perbup sebagai pendukung Pergub Nomor 97 tahun 2018 tersebut. Pihaknya menargetkan Perbup akan tuntas disusun selama satu bulan kedepan. "Setelah Perbup tuntas usai disusun barulah nanti dilakukan sosialisasi dan memanggil pemegang kebijakan," tegas Icwara.

Pihaknya mengakui selama ini Tabanan belum memiliki Peraturan yang mengatur soal pembatasan pemakaian plastik sekali pakai. Hanya saja sudah memiliki Perda No 6 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Dalam perda tersebut diatur soal aturan pembuangan sampah serta pengelolaan sampah rumah tangga, sehingga belum spesifik ke plastic. Sementara itu, pantauan di lapangan khususnya di Pasar Tradisional Kediri dan Tabanan para pedagang dan pembeli nampak masih menggunakan kantong plastic, begitu pun dengan sejumlah toko-toko yang ada di seputaran Kota Tabanan.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia