Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Tidak Kebagian Dana Promosi, Dispar Tabanan Titip Brosur

08 Januari 2019, 09: 51: 59 WIB | editor : I Putu Suyatra

Tidak Kebagian Dana Promosi, Dispar Tabanan Titip Brosur

I Made Yasa (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, TABANAN –  Pemkab Tabanan mengalami difisit anggaran. Beberapa kegiatan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) harus dirasionalisasi. Diantaranya anggaran promosi pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) tidak ada tahun 2019. Padahal anggaran tersebut cukup penting keberadaannya terutama untuk lebih memperkenalkan lagi pariwisata di daerah itu.

Akibatnya Dinas Pariwisata Tabanan harus memutar otak agar kegiatan tersebut bisa tetap terlaksana meskipun tanpa anggaran. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, I Made Yasa mengatakan, setiap tahun Dinas Pariwisata memang mendapatkan anggaran promosi pariwisata. Jumlahnya bisa terbilang kecil yakni hanya berkisar Rp 200 juta.

Anggaran tersebut tentunya diluar anggaran promosi yang dimiliki masing-masing Daya Tarik Wisata (DTW) yang ada di Kabupaten Tabanan. Anggaran tersebut di tahun 2018 digunakan untuk mengikuti program Pemerintah Pusat dengan membuka stand di Batam. Guna lebih memperkenalkan wisata Tabanan. Namun di tahun 2019 ini, pihaknya tidak lagi bisa mengikuti program serupa lantaran dikabarkan anggaran promosi pariwisata tidak lagi didapatkan akibat dari defisit anggaran yang dialami Pemkab Tabanan.

“2019 ini kami tidak bisa melakukan kegiatan promosi seperti tahun 2018 karena memang anggarannya tidak ada,” ujarnya Senin (7/1).

Kendatipun demikian, menurut Yasa pihaknya akan tetap mencari celah agar dapat mempromosikan pariwisata di Tabanan. Diantaranya dengan menitipkan brosur kepada teman-temannya di luar daerah maupun luar negeri. “Misalnya ada teman di Badung yang keluar daerah atau keluar negeri, itu kami titipkan brosur. Yang jelas harus optimis,” tegasnya.

Disamping itu, pihaknya juga tetap mendorong agar masing-masing DTW dapat melakukan promosi pariwisata yang maksimal dengan anggaran yang dimiliki masing-masing sehingga pariwisata di Tabanan tetap menggeliat. “Kita tetap dorong teman-teman di DTW untuk aktif melakukan promosi,” tandasnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia