Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Badung Sambut Baik Promosi Pariwisata ‘One Commando’

09 Januari 2019, 10: 08: 51 WIB | editor : I Putu Suyatra

Badung Sambut Baik Promosi Pariwisata ‘One Commando’

I Made Badra (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Permintaan Provinsi Bali agar promosi pariwisata provinsi dan kabupaten/kota dikonsep menjadi satu disambut baik Pemerintah Kabupaten Badung. Namun demikian, rencana tersebut harus melalui pembahasan terlebih dahulu. Apalagi Badung sudah menjadwalkan promosi ke beberapa negara tahun ini. Bahkan pekan depan sudah berangkat ke India.

Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Made Badra mengatakan akan dilakukan rapat lebih lanjut membahas rencana itu. "Memang konsepnya seperti itu. Jadi perlu kita rumuskan lagi dengan mengajak para Kepala Dinas Pariwisata kabupaten se-Bali nanti, dikoordinasikan oleh Pak Kepala Dinas Pariwisata Provinsi, kami akan rapat ulang," ungkapnya, Selasa (8/1).

Menurutnya perlu persamaan persepsi, konsep, hingga jadwal promosi. Dengan begitu, barulah promosi bisa dilakukan bersama-sama. "Jadi masing-masing kabupaten/kota segmen pasarnya ke negara mana, kapan kami melakukan hal itu, dan bagaimana nanti konsep promosi ke negara yang akan dituju. Kemarin (dua hari lalu, Red) kan kami rapat membahas untuk menyamakan konsep itu. One island, one management, and one commando. Jadi sesuai konsep itu kami datang ke provinsi," jelasnya.

Nantinya, promosi tak hanya sebatas 'menjajakan' daerah masing-masing, melainkan Bali secara keseluruhan. "Nanti kami akan memromosikan Bali. Jadi Badung kan punya dana yang lebih. Nanti mengajak kabupaten lain. Siapa yang mau ikut nanti, begitu," jelasnya lagi.
Dengan demikian, kata birokrat asal Kuta ini, hal tersebut masih proses pembahasan. Akan dilakukan rapat lanjutan pekan depan. Namun Badung pekan depan sudah mulai promosi ke India. "Minggu depan diagendakan rapat lanjutan. Minggu depan Badung sudah ke India," katanya.

Yang jelas, Pemkab Badung, kata Badra menyambut baik rencana promosi menjadi satu tersebut. "Kami sangat welcome dan memang Badung dari dulu memromosikan Bali di luar. Kan Bali sudah sangat popular, jadi kami jual Bali. Begitu mendarat di Badung, kan 80 persen infrastruktur pariwisata ada di Badung. Kan lebih dekat mereka datang ke Badung," ujarnya.
Nah, kata dia, sekarang bagaimana ‘beyond’ Badung untuk nama Bali. "Ini yang perlu. Kami harus rapat dulu dengan teman-teman di kabupaten lain untuk menyamakan konsep promosi ke depan," tegasnya.

Mengenai anggaran, kata dia, juga masih menunggu koordinasi dengan kabupaten lain. Yang jelas Badung sudah ketok palu. "Nanti akan kami lihat berapa anggaran teman-teman di kabupaten lain. Berapa mereka sudah mendapat dari tim anggaran masing-masing yang telah disahkan oleh DPA. Nanti saat rapat itu baru kami bisa memformulakan konsep one island management itu,” tandasnya.

Sebelumnya, saat memimpin rapat yang dihadiri para pelaku wisata, khususnya Kepala Dinas Pariwisata se-Bali, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan promosi pariwisata yang dilakukan provinsi dan kabupaten/kota masih tumpang tindih. Oleh karena itu sesuai dengan konsep pemerintahan one island, one management, and one commando, Cok Ace sapaan akrabnya, meminta promosi dikoordinir menjadi satu. "Untuk itu, saya minta satukan jadwal promosi pariwisata yang dilakhkan baik Dinas Pariwisata Badung maupun provinsi, sehingga promosi bisa lebih efektif dan tidak tumpang tindih, terlebih untuk promosi di luar negeri," ungkapnya, Senin (7/1).

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia