Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Tabanan Laksanakan Festival Harmoni dengan Anggaran Rp 500 Juta

09 Januari 2019, 11: 08: 19 WIB | editor : I Putu Suyatra

Tabanan Laksanakan Festival Harmoni dengan Anggaran Rp 500 Juta

I Made Yasa (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, TABANAN – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, I Made Yasa menjelaskan, untuk mengawali awal tahun 2019, Pemkab Tabanan melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan akan menggelar Festival Harmoni 2019. Rencananya akan digelar dua hari, mulai 19 hingga 20 Januari 2019 di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan, dengan anggaran Rp 500 Juta.

“Dan saat ini kami sedang dalam tahap persiapan dan koordinasi dengan menggelar rapat-rapat bersama instansi terkait,” ujarnya Selasa (8/1) kemarin.

Sesuai dengan nama festivalnya, dalam festival ini akan ditampilkan berbagai macam pertunjukkan seni dan budaya dari berbagai umat beragama yang ada di Tabanan. “Berbagai seni dan budaya khas Bali, Tionghoa, Islam, Kristen dan sebagainya dikemas dengan apik. Kemudian ditampilkan, disamping kami memperkenalkan Daya Tarik Wisata (DTW) dan Desa Wisata yang ada di Tabanan,” tegasnya.

Menurutnya, Festival Harmoni ini digelar lantaran sejak dulu Tabanan merupakan daerah yang majemuk dan terdiri dari berbagai umat beragama, suku dan ras, yang mampu hidup berdampingan dengan rukun dan harmonis. Sehingga festival ini diharapkan dapat sekaligus mempromosikan Tabanan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga diluar negeri.

 “Dan kami targetkan jumlah pengunjung dalam festival nanti mencapai 5.000 pengunjung sehingga dapat membantu promosi, mungkin ada dari luar Bali bisa sekaligus menginap di Tabanan,” sambungnya.

Kedepan pelaksanaan Festival Harmoni ini diharapkan dapat digelar rutin karena sangat positif untuk pariwisata Tabanan. Selain penampilan seni dan budaya, nantinya juga akan ada stand kuliner khas Tabanan, kerajinan tangan serta pameran produk Bumdes yang ada di Tabanan.
“Kami siapkan pula sekitar 20 stand untuk Bumdes, Bumda, pertanian dan budaya. Nantinya akan kami evaluasi, jika feedbacknya positif tentu festival ini akan kami gelar rutin,” pungkas Yasa.

Tujuannya untuk  memperkenalkan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tabanan. Serta menunjukkan hubungan berbagai suku, agama dan ras terjalin harmonis di daerah itu.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia