Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Balinese

Pujawali di Pura Tanah Lot Jadi Daya Tarik, Ini Jadwal Pasang Surutnya

09 Januari 2019, 20: 04: 48 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pujawali di Pura Tanah Lot Jadi Daya Tarik, Ini Jadwal Pasang Surutnya

RAMAI: Suasana pujawali di Pura Luhur Tanah Lot yang dipadati pemedek dan wisatawan, Rabu (9/1). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, TABANAN - Ribuan pemedek memadati areal Pura Luhur Tanah Lot, Rabu (9/1) bertepatan dengan Pujawali yang jatuh setiap Budha Wage Langkir. Hal tersebut jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang saat itu berkunjung ke DTW Tanah Lot.

Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot akan nyejer sampai hari Sabtu, 12 Januari 2019 mendatang, dimana berdasarkan sejarah, Pura Tanah Lot termasuk dalam Dang Kahyangan dimana Dang Hyang Nirartha bermeditasi menyatukan energi gunung dan lautan (Lingga Yoni) sehingga terjadi kehidupan di muka bumi. Ketika hendak meninggalkan tempat itu Dang Hyang Nirartha meminta masyarakat setempat untuk mendirikan bangunan suci untuk memuliakan Dewa Lautan dan Dewa Gunung (Nyegara Gunung).

Menurut pengempon Pura, Pujawali sekarang ini termasuk Pujawali Jelih dan dipuput oleh dua Sulinggih yakni Ida Pedanda dari Griya Pasekan Tabanan dan Ida Pedanda dari Griya Menesa Kediri. Dalam prosesi tersebut juga turut hadir panglingsir Puri Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan, panglingsir Puri Kediri, serta Pengempon Pura Luhur Tanah Lot. Dikarenakan pujawali jelih, oleh karena itu persiapan pujawali sudah dimulai dari sebelum Hari Raya Kuningan. Pujawali di Tanah Lot ini juga bersamaan dengan Pura Batu Bolong dan Pura Penataran di kawasan DTW Tanah Lot.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana, mengatakan bahwa upacara pujawali yang digelar setiap 210 hari sekali, ini menambah daya tarik bagi wisatawan. Maka dari itu banyak yang menunggu upacara ini untuk menikmati kawasan DTW Tanah Lot.

Bahkan, ada yang rela menunggu seharian untuk bisa mengabadikan moment langka yang digemari wisatawan asing ini. “Wisatawan sangat antusias melihat langsung prosesi keagamaan di DTW Tanah Lot, sehingga ini menjadi daya tarik tersendiri,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, untuk pemedek lokal kebanyakan berdatangan satu hari sebelumnya atau saat pujawali antara pukul 04.00 sampai 06.00 Wita, karena ketika itu air laut sedang surut-surutnya. Kegiatan biasanya mencapai puncak keramaian saat sore hingga malam hari. “Di sini kita juga dibantu oleh teruna teruni dari Desa Pekraman Beraban yang ngaturang ayah secara bergilir. Mereka sudah mulai ngayah dari sebelum Hari Raya Kuningan sampai nanti mesineb tanggal 12 Januari 2019.  Jadi dari masing-masing banjar adat di Desa Pekraman Beraban, secara bergiliran sekaa teruna teruninya ngaturang ayah di Pura Luhur Tanah Lot. Biasanya mereka secara bergilir dari pagi sampai malam hari,” paparnya.

Disamping itu, ketika air laut sedang pasang, pihak panitia akan memasang tali di sepanjang area beji yang berfungsi untuk membantu pemedek yang akan bersembahyang ke luhur ataupun yang akan mepamit selesai bersembahyang. “Kita juga menyiapkan rubber boat untuk antisipasi,” tandas Toya Adnyana.

Sementara satu hari sebelumnya yakni hari Selasa (8/1) telah dilaksanakan upacara Ngebejian di Beji Kaler Pura Luhur Tanah Lot. Upacara itu dilaksanakan pukul 15.00 wita, untuk menyucikan atau membersihkan semua pratima atau benda sakral yang akan digunakan dalam pujawali dengan air suci dari Beji  di Pura Luhur Tanah Lot.

Informasi Pasang Surut Selama Pujawali

 

Rabu (9/1)

Pasang        21.00 – 03.00 dan 10.00-16.00

Surut                    04.00 – 09.00 dan 17.00 – 20.00

 

Kamis (10/1)

Pasang        21.00 – 03.00 dan 10.00-16.00

Surut          04.00 – 09.00 dan 17.00 – 20.00

 

Jumat (11/1)

Pasang        22.00 – 04.00 dan 11.00 – 17.00

Surut          05.00 – 10.00 dan 18.00 – 21.00

 

Sabtu (12/1)

Pasang        22.00 – 04.00 dan 11.00 – 17.00

Surut          05.00 – 10.00 dan 18.00 – 21.00

 

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia