Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bantuan Ogoh-ogoh di Badung Naik Rp 1 Juta

11 Januari 2019, 08: 02: 37 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bantuan Ogoh-ogoh di Badung Naik Rp 1 Juta

Ilustrasi (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali menyiapkan bantuan untuk ogoh-ogoh. Jumlah totalnya mencapai Rp 12, 8 miliar lebih. Perseka Teruna-Teruni (STT) atau Seka Teruna (ST) akan mendapat gelontoran dana Rp 24 juta. Sementara ada 534 STT di ‘Gumi Keris’.

Program ini bukan hal baru. Program dengan nama peningkatan kreativitas dan aktivitas STT sudah berlangsung di tahun sebelumnya. Namun 2018 lalu jumlahnya hanya Rp 23 juta per STT. “Kami akan melaksanakan lagi (program, Red). Bahwa Badung tetap melaksanakan lomba ogoh-ogoh,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung, Ida Bagus Anom Bhasma, Kamis (10/1).

Dijelaskan Anom Bhasma, bantuan ini hampir sama dengan bantuan ogoh-ogoh tahun sebelumnya. Penerima bantuan adalah seluruh STT. Ogoh-ogoh yang menerima bantuan juga akan dilombakan. “Besaran bantuan naik lagi. Sekarang dapat Rp 24 juta per STT dan semua STT yang jumlahnya 534 kami berikan,” terang pejabat asal Desa Taman, Abiansemal itu.

Disinggung tahun ini merupakan tahun politik, ia tak ambil pusing. Anom Bhasma yakin seka teruna diawasi aparat keamanan, baik TNI/Polri maupun pecalang tetap bisa menjaga sikap. “Kami yakin pawai ogoh-ogoh di Badung akan aman.  Walaupun tahun politik, seka teruna pasti tidak akan terpengaruh,” yakinnya.

Lebih lanjut Anom Bhasma berharap  semua STT dapat menyalurkan kreativitas berkesenian dengan membuat ogoh-ogoh. Apalagi sudah diberikan ‘modal’ untuk berkreasi. Ogoh-ogoh ini juga akan diberikan penilaian mulai dari segi bahan, cara pembuatan hingga hasil akhirnya. “Ogoh-ogoh akan dilombakan. Jadi dibuat harus memenuhi ketentuan,” jelasnya.

Sementara mengenai persyaratan dan ketentuan ogoh-ogoh, kata dia masih digodok. Namun, Anom Bhasma memastikan bahwa syarat umum yang harus dipenuhi dalam pembuatan sosok raksasa ini hampir sama dengan tahun lalu. Misalnya harus menggambarkan sosok butha kala, tidak bermuatan politik, tidak mengandung unsur pornografi, tidak berbau SARA dan tidak menggunakan bahan styrofoam.

Mengenai pencairan bantuan, ditargetkan bulan depan. Berkenaan dengan itu, ia meminta seluruh STT di Badung segera melengkapi dan mengumpulkan persyaratan administrasi yang diperlukan di Kantor Disbud Badung. “Februari bantuan sudah cair. Sekarang STT masih mengumpulkan persyaratan,” tandas Anom Bhasma.

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia