Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Langgar Kawasan Steril, Puluhan APK di Buleleng Diberangus

11 Januari 2019, 09: 53: 01 WIB | editor : I Putu Suyatra

Langgar Kawasan Steril, Puluhan APK di Buleleng Diberangus

APK milik caleg dan partai di Kecamatan Buleleng pada Kamis (10/1) siang. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu milik para caleg dan Parpol diturunkan paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja pada Kamis (10/1) pagi. Pasalnya, puluhan APK itu dinilai melanggar kawasan steril dan melabrak aturan KPU . Penertiban puluhan APK kemarin dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Trantib Gusti Nyoman Amerta Adi bersama anggotanya. Selain itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Babinmaktibmas dan Babinsa juga turut dilibatkan. 

Penertiban khusus menyasar pemasangan APK di Kecamatan Buleleng. Sejatinya, penertiban di kecamatan ini bisa dilakukan anggota Pol PP kecamatan. Namun,  karena jumlah anggota  Pol PP di kecamatan terbatas, sehingga penertiban dibantu anggota Pol PP pemkab.

Gusti Nyoman Amerta Adi mengatakan, sebelum menurunkan paksa APK yang melanggar, pihkanya terlebih dahulu sudah menerima rekomendasi dari Bawaslu Buleleng. Pasalnya pemasangan APK tersebut tidak sesuai dengan Peraturan KPU. 

Bukan itu saja, penurunan APK juga dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 6 Tahun 2009 Tentang Ketertiban UMum dan Peraturan Bupati (Perbup) No. 51 Tahun 2007 tentang Kawasan Steril Atribut Pemilu. “Memang penurunan APK itu dilakukan setelah kami menerima rekomendasi dari Bawaslu Buleleng,” katanya.

Dari penertiban itu, Pol PP berhasil menurunkan sebanyak 26 APK beragam jenis. Diantaranya 14 baliho, tujuh buah bener, tiga buah spanduk, dan dua buah bendera. Untuk sementara, APK tersebut dititipkan di kantor Pol PP. Selama dititipkan, siapapun pemilik dipersilahkan untuk mengambil ke kantor Pol PP.

Selain APK pemilu, penertiban yang dilakukan Pol PP juga menyasar pemasangan reklame di beberapa tempat di Kecamatan Buleleng. Beberapa, reklame ditemukan terpasang pada batang pohon perindang. Reklame yang berukuran kecil itu kemudian dibongkar paksa karena regulasi melanrang pemasangan reklame di batang pohon perindang.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia