Kamis, 17 Jan 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Diguyur Hujan Deras, Pura Prajapati di Payangan Longsor

12 Januari 2019, 18: 34: 38 WIB | editor : I Putu Suyatra

Diguyur Hujan Deras, Pura Prajapati di Payangan Longsor

HANCUR: Pura Prajapati Desa Pakraman Badung, Desa Malinggih Kaja, Kecamatan Payangan Gianyar tergerus pasca diguyur hujan, Sabtu (12/1). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Hujan deras yang mengguyur daerah Payangan siang tadi, Sabtu (12/1) menyebabkan satu areal Pura Prajepati longsor. Tergerusnya areal pura yang ada di Desa Pakraman Badung, Desa Malinggih, Payangan itu ke sungai diakibatkan dari curah hujan sangat tinggi ditambah dengan kondisi tanah yang labil. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 3 miliar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya menjelaskan kejadian itu pada pukul 14.30. Selain Pura Prajapati, Pura Ulun Pangkung dan perantenan (bangunan dapur) juga ikut tergerus. Keseluruhan luasnya diperkirakan kurang lebih 60 meter dengan kedalamam sekitar 10 meter.

"Kejadiannya di Banjar Badung, Desa Melinggih Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar. Penyebabnya karena hujan deras ditambah tanahnya yang labil. Meski nihil korban jiwa, kerugian ditafsirkan mencapai Rp 3 miliar," terangnya.

Begitu mendapatkan laporan longsor tersebut,  upaya yang pihaknya lakukan yaitu mengerahkan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gianyar. Selain itu armada dan perlengkapan juga dikerahkan untuk melakukan pembersihan material longsor ke lokasi kejadian.

Lanjut dia, sekitar tiga jam menunggu pembersihan, pada pukul 17.00 material longsor belum bisa ditangani mengingat di lokasi  tanah masih labil. Sehingga belum bisa dibersihkan, dan  aliran sugai belum berjalan dengan normal. Diputuskan saat ini anggota dan armada kembali ke posko menunggu situasi kembali normal dan dinyatakan aman untuk evakuasi.

Sedangkan Bendesa Banjar Badung, I Wayan Darmika menambahkan bangunan prantenan tersebut baru selesai dibangun sekitar 2 tahun yang lalu. Namun akibat musibah  saat ini bangunan prantenan dan Pura Prajapati tersebut tidak tersisa sedikitpun. Lantaran sudah longsor kedasar sungai dengan kedalaman kurang lebih 15 meter.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia