Rabu, 20 Feb 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Produk BUMDes Tabanan Mulai Masuk Toko Modern

14 Januari 2019, 09: 30: 53 WIB | editor : I Putu Suyatra

Produk BUMDes Tabanan Mulai Masuk Toko Modern

KOPI : Bupati Tabanan,Ni Putu Eka Wiryastuti bersama Perbekel Munduk Temu sebagai salah satu desa yang Bumdesnya memasok Kopi Kita Serasi. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, TABANAN - Di Kabupaten Tabann kampir ke 10 kecamatan penghasil kopi terbaik seperti Robusta dan Arabica. Bahkan masyarakat daerah itu sangat familiar serta ahli di dalam mengolah biji kopi bijian menjadi bubuk kopi yang nikmat dan memiliki cita rasa khas saat dihidangkan.

Yang teranyar, Kecamatan Pupuan melalui empat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dikoordinasikan Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS ) Kabupateen Tabanan telah berhasil memproduksi produk olahan kopi dengan brand "Kopi Kita Serasi". Bahkan kini berhasil menembus atau menjadi komuditi layak jual hingga dipasarkan di toko modern berjejaring di 395 toko yang ada di seluruh Provinsi Bali sejak bulan Desember 2018 lalu. 

Direktur Utama (Dirut) PDDS, I Putu Sugi Darmawan mengungkapkan, untuk tahap pertama PDDS telah mengirim 134 karton dengan jumlah 3.216 psc Kopi Kita Serasi ukuran 250 gram ke toko modern tersebut. Selanjutnya penjualan produk akan diujicoba tiga bulan. Guna mengetahui apakah bisa diterima pasar atau tidak. Dan apakah bisa bersaing dengan produk kopi yang sudah dipasarkan oleh toko modern tersebut sebelumnya. “Jadi masih dalam tahap ujicoba tiga bulan,” ujarnya Minggu (13/1).

Disamping Toko Modern, Kopi Kita Serasi juga sudah tersedia di 180 toko kelontong di Kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan). Menurutnya, kondisi ini mampu menyerap total sebulan rata-rata 100 kilogram kopi bubuk. “Kopi Kita Serasi ini juga menjadi langganan item produk bingkisan hari raya Galungan bagi 1.050 orang karyawan Bank BPD Bali dan sudah berlangsung selama 3 periode Hari Raya Galungan terakhir,” imbuhnya.

Hal ini tidak terlepas berkat kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk memberdayakan produk olahan petani dengan mengeluarkan Peraturan Bupati yang dikeluarkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, No. 12 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penataan Toko Modern. Dimana dalam salah satu pasal yang ada dalam Perbup tersebut, toko modern yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tabanan wajib mengadakan kemitraan dengan UMKM dan BUMDes yang ada di Kabupaten Tabanan dengan memasarkan produk-produk yang dihasilkan.

Ia menyebutkan, Kopi Kita Serasi saat ini dipasok oleh 4 BUMDes asal Kecamatan Pupuan, yaitu, BUMDes Sri Sedana Munduk Temu, BUMDes Tugu Sari Pajahan, BUMDes Jaya Abadi Kebon Padangan dan BUMDes Batumesari Batungsel, yang dikemas, dibranding dan didistribusikan oleh Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) Kabupaten Tabanan.

 “Kopi Kita Serasi ini diproduksi dari biji kopi pilihan yang dijamin keasliannya dari kopi robusta Pupuan dengan memiliki rasa khas dan nikmat, serta telah tersertifikasi Indikasi Geografis (IG) sebagai jaminannya,” imbuh Darmawan.

Setiap BUMDes sebagai produsen kopi bubuk ini juga diberikan Standard Operasional Produksi (SOP) oleh PD. Dharma Santhika untuk menjamin kualitas, kuantitas dan kontinyuitas produk. Masuknya produk kopi Tabanan ke toko modern, diharapkan bisa menggairahkan produktivitas serta merangsang BUMDES penghasil kopi lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Pupuan khususnya dan Tabanan pada umumnya, untuk berinovasi dan menghasilkan produk kopi terbaik. 
Sementara itu Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berharap, masyarakat Bali bisa mencintai produk asli Bali, dengan membeli dan mengkonsumsi "Kopi Kita Serasi",  serta produk lainnya yang dihasilkan UMKM dan BUMDes Kabupaten Tabanan. Sehingga bisa mempercepat perputaran ekonomi kerakyatan yang ada di Kabupaten Tabanan khususnya dan Bali pada umumnya. Pemerintah Kabupaten Tabanan sudah berusaha melindungi UMKM dan Petani Tabanan dengan dikeluarkannya Perbup di atas, apalagi saat ini sudah dikuatkan dengan dikeluarkannya Pergub No.99 Tahun 2018 oleh Gubernur Bali. 
"Kami juga berharap jaringan toko modern lainnya bisa segera menyusul dan melakukan MOU dengan kami di Perusahaan Daerah Dharma Santhika selaku penyalur produk BUMDes, UMKM dan Produk Pertanian Tabanan lainnya, sebagai komitmen untuk segera ikut serta memasarkan produk-produk yang ada. Untuk itu, dukungan OPD terkait juga sangat kami harapkan, sehingga Tabanan Sejahtera, Aman dan Berprestasi atau Tabanan Serasi benar-benar bisa kita wujudkan,” ungkapnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia