Rabu, 20 Feb 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Surat Izin Numpuk, Dek Pendak Tetap Takut Istri

22 Januari 2019, 13: 29: 05 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Surat Izin Numpuk, Dek Pendak Tetap Takut Istri

LUCU : Dek Pendak, sosok lucu yang terus digarap Jik Mayun untuk ramaikan panggung musik di Bali. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Dek Pendak Upah Hidup. Namanya terbilang aneh sekaligus isyaratkan sosoknya memang lucu. Tak hanya gerak dan ucapannya yang kerap bikin tertawa, tapi tatonya juga unik,  ratusan nama temannya di torehkan di tubuhnya. Potensi pria yang juga berprofesi sebagai bengkel di kawasan Sanur ini, dilihat Jik Mayun.

Pemain keyboard grup Joni Agung & Double T ini, lantas bereksperimen dengan lagu bertajuk Bin Pidan Lakar Nganten yang dirilis tahun lalu. Reaksi pecinta musik reggae ternyata mengagetkan, meski Dek Pendak tak punya basik seni musik, apalagi olah vokal. Namun, ramuan Jik Mayun yang apa adanya menampilkan aksi pria yang juga pakai tato di kening ini, justru disukai. Misi yang diberikan Jik Mayun ini diakui Dek Pendak  samasekali tak pernah terbayangkan. "Masa saya, banyak penyanyi yang lain dan bagus. Dan, tiba tiba pilihan jatuh ke saya dan harus masuk studio. Ini tantangan, dan saya juga awalnya anggak semuanya  bercanda," ujar Dek Pendak yang namanya mulai dikenal di blantika musik Bali.

Bila mengacu pada judul single perdana bertajuk Bin Pidan Lakar Nganten, mestinya yang pas membawakan orang yang belum menikah alias suka menjomblo. Namun, naluri musisi berambut kriwil tersebut merasa klop dengan Dek Pendak yang polahnya memang lucu. Usil Jik Mayun ngerjain Dek Pendak berlanjut, apalagi lagu Bin Pidan Lakar Nganten tak sampai tiga minggu sudah dilihat hampir satu juta orang di Youtube. Single kedua selanjutnya dirilis lagi, dan judulnya juga lucu, Dut Kledat-Kledut yang mengungkap asyik dan senangnya seorang pemancing ketika kailnya mengena ikan.

Tapi, akhirnya efek dari lagu ini juga membuat pendengar berpikiran lain soal prilaku sedikit ngeres. Model lagu yang easy listening dikemas lirik tentang keseharian ini pun disambut hangat pecinta musik. Dan, ini ujicoba ketiga Jik Mayun 'ngerjain' Dek Pendak dengan single ketiga yang ditarget sebulan lagi dilepas, judulnya Surat Izin. Kelihatannya seperti agak serius, padahal rohnya tetap bercanda, menghibur dengan cara memaksimalkan laku banyolnya Dek Pendak.

Sejatinya, lihat Dek Pendak ngomong, juga gestur tubuhnya, orang pasti gampang tertawa, apalagi akhirnya nyanyi di atas panggung. " Lagu Surat Izin merupakan singel ketiga dari lagu yang saya ciptakan buat Dek Pendak. Single sebelumnya Bin Pidan Lakar Nganten, dan yang kedua Dut Kledat Kledut," urai Jik Mayun kepada Bali Express (Jawa Pos Group) di Denpasar, Senin (21/1) kemarin.

Lagu Surat Izin ini menceritakan tentang prilaku seorang suami yang suka mabuk dan judi, juga hobi lainnya. Singkatnya, Dek Pendak banyak pegang surat izin, tapi satu yang tak dia miliki adalah surat izin nikah lagi. Untuk masalah satu ini, Dek Pendak memang takut sama istrinya, apalagi mau minta surat izin.

Menurut Jik Mayun, ide lagu ini datang begitu saja saat ngumpul sama teman-teman. " Astungkara bulan depan bisa rampung beserta video klipnya," terangnya.

Seperti biasa dalam pembuatan aransemen musik dan video klip, Jik Mayun  dibantu  Sandi Lazuardi yang merupakan pemain saxophone dari band Joni Agung & Double T. Disinggung soal karakter Dek Pendak, Jik Mayun mengakui sosok pria  ini memang unik. Apanya yang unik? Ternyata Dek Pendak minta sama Jik Mayun  harus dibakukan namanya menjadi Dek Pendak Upah Hidup. "Apang dagingin kocap namanya Upah Hidup," pungkas Jik Mayun sambil tertawa.

(bx/rin/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia