Rabu, 20 Feb 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Pengacara dan Pendukung Ahok Gelar Doa Bersama di Denpasar

24 Januari 2019, 21: 15: 27 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pengacara dan Pendukung Ahok Gelar Doa Bersama di Denpasar

DOA BERSAMA: Tim pengacara dan pendukung Ahok menggelar doa bersama di Denpasar, Kamis (24/1). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Menyambut kebebasan Basuki Tjahaya Purnama yang dinyatakan bebas pada 24 Januari 2019. Salah satu pengacaranya I Wayan Sudirta, SH bersama para pendukung Ahok menggelar doa bersama yang digelar Kamis (24/1) di Hotel Inna Heritege.

Sudirta menjelaskan Ahok yang telah menjalani hukumannya selama 1 tahun 8 bulan 15 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob sudah menyelesaikan masa hukumannya selama dua tahun. "Masa hukumannya sudah selesai kok. Jadi hari ini Pak Ahok sudah bebas dari masa hukumannya. Bagi kami tim pengacara dan pendukungnya tentu menyambut gembira," terangnya.

Ia menambahkan masa hukuman Ahok dimulai sejak 9 Mei 2017, setelah putusan dibacakan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Melalui keputusan itu Ahok divonis 2 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Selain itu Sudirta juga membeberkan beberapa fakta yang hukum yang terjadi selama masa peradilan hingga penahanan yang dialami ahok. "Dari data hukum, Ahok sebenarnya tidak bersalah. Kenapa? Ada tiga faktor yang mendasari yaitu tidak adanya cukup bukti yang memberatkan, tuduhan Ahok menghina agama itu adalah editan dari Buniyani. Di persidangan juga sudah jelas. Dan Buniyani sudah dihukum karena itu," tegasnya.

Lewat acara doa bersama itu, ia menyampaikan agar NKRI tetap berjalan sesuai jalur. Lalu apakah setelah bebas Ahok akan kembali berpolitik? Pengacara Ahok ini tidak bisa menjawab pasti. "Saya tidak pernah mendapat jawaban pasti dari dia. Tapi yang jelas berpolitik itu nyandu," terangnya. 

(bx/tya/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia