Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Hari Ini Sandi Datang Lagi, Rencana Sapa Masyarakat Bali Barat

12 Maret 2019, 07: 06: 58 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Hari Ini Sandi Datang Lagi, Rencana Sapa Masyarakat Bali Barat

KEDUA : Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandi, saat kampanye pertamanya di Bali beberapa waktu lalu. (DOK BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Meski kedatangannya ke Bali beberapa waktu lalu sempat dihadang dengan berbagai penolakan, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, rupanya tidak ambil pusing. Bahkan Selasa (12/3) hari ini, calon wakil presiden yang berpasangan dengan calon presiden Prabowo Subianto ini rencananya datang lagi ke Bali. Kedatangannya untuk kedua kali ini akan dipusatkan di Bali Barat. Tepatnya di Kabupaten Jembrana.

Juru Bicara Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Provinsi Bali I Made Gede Ray Misno membenarkan rencana kedatangan Sandi, sapaan Sandiaga Uno tersebut. “Besok pagi (hari ini) Sandiaga datang lagi. Mau menyapa masyarakat Bali Barat. Kalau kemarin kan Bali Timur,” kata Ray Misno saat dikonfirmasi, Senin (11/3) kemarin.

Soal kedatangan Sandi yang kedua kalinya ini, menurut Ray Misno dikarenakan melihat antusiasme masyarakat saat bertatap muka di Bali Timur beberapa waktu lalu. “Biar adil, beliau memutuskan untuk datang lagi ke Bali. Khususnya Bali Barat,” tukasnya.

Apa ada perhitungan politik khusus sampai datang dua kali ke Bali? Menjawab itu, Ray Misno mengakui kedatangan Sandi dalam kapasitasnya sebagai calon wakil presiden hari ini memang yang kedua kalinya. “Bali itu punya tempat khusus bagi Bang Sandi,” sebut pria plontos ini.

Maksudnya kekhususan? Menurut Ray Misno, Bali memiliki kekhasan tersendiri. Terutama menyangkut soal kebhinekaan. Itulah yang membuat Sandi datang lagi ke Bali. “Sekalipun Bali itu kecil dan hanya dua persen dari jumlah total pemilih nasional, Prabowo-Sandi juga ingin menang di Bali. Nanti habis Sandi, Pak Prabowo juga bakal datang. Rencananya pada 22 Maret 2019 nanti,” imbuhnya.

Disinggung soal penolakan seperti yang terjadi saat kedatangan Sandi yang pertama, Ray Misno justru memandang hal itu dari sudut pandang lain. Menurutnya, penolakan itu menjadi tanda Prabowo-Sandi merupakan pasangan calon yang begitu diperhitungkan. “Justru itu. Kalau sampai ditolak, itu artinya pasangan calon kami itu kuat. Kalaupun ditolak lagi, ya tidak kenapa. Biar masyarakat yang menilai. Toh, masyarakat sebagai pemilih, saya rasa, sudah cerdas,” tandasnya.

(bx/hai/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia