Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Tempat Relokasi Pedagang Pasar Seni Sukawati Masih Rimbun

13 Maret 2019, 17: 45: 59 WIB | editor : I Putu Suyatra

Tempat Relokasi Pedagang Pasar Seni Sukawati Masih Rimbun

SEKAT : Proses pembuatan sekat kios untuk relokasi pedagang Pasar Seni Sukawati di Lapangan Sutasoma, Sukawati, Rabu (13/3). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Pedagang Pasar Seni Sukawati akan direlokasi di Lapangan Sutasoma. Tempatnya itu juga sempat digunakan posko pengungsian saat erupsi Gunung Agung lalu, namun saat ini kondisinya masih dalam penataan kembali dan dipenuhi semak yang rimbun. Salah satu pekerja, Fitri saat ditemui Rabu (13/3) mengatakan sudah bekerja sejak seminggu dalam proses penataan tersebut. 

Perempuan asal Situbondo itu juga mengaku tempat yang akan dibuatkan sekat dari triplek hanya dua los saja. Sedangkan sisanya ia mengaku akan dibuatkan sekat yang setengah badan. "Bangunan yang akan diisi sekat berupa dinding hanya dua los ini saja paling selatan. Mungkin yang lainnya nanti hanya disekat setengah badan saja," bebernya. 

Dalam kesempatan itu disinggung terkait kondisi tempat tersebut yang masih penuh semak dan rimbun, Fitri menjawab khusus untuk membersihkan dilakukan oleh pihak lain. Lantaran ia sendiri dan empat rekannya hanya ditugaskan membuat sekat saja. "Petugas yang membersihkan lokasi ini dari semak ada orang lain. Kalau kami hanya ditugasi membuat semak saja," tandasnya. 

Diketahui proyek revitalisasi Pasar Seni Sukawati sebelumnya sempat tidak jelas sejak tahun 2017 lalu. Namun saat ini sudah menemui titik terang, pasalnya Pemkab Gianyar memastikan Pasar Seni Sukawati akan direvitalisasi mulai Mei 2018 mendatang. 

Sedangkan dikonfirmasi Kepala Pasar Seni Sukawati, AA Raka menjelaskan akan mengadakan rapat sosialisasi kepada perwakilan pedagang pada hari ini, Kamis (14/3). "Kami juga sudah mohon petunjuk kepada sulinggih, dan dipastikan Ngingsirang lingga Ida Bhatara Pura Melanting Pasar Seni, pada Purnama, 20 Maret ini," pungkasnya. 

Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan seluruh pedagang pasar di sana sebanyak 788 pedagang di los, dan 24 kios.  Bahkan diungkapkannya para pedagang menyambut dengan antusias revitalisasi tersebut. Hal itu dikarenakan kondisi bangunan pasar  yang semakin rusak dan bocor ketika hujan.

Ia menambahkan, teknis relokasi para pedagang nantinya akan dilakukan pengundian tempat secara adil dan merata. Kepala pasar juga berharap agar nanti Pemkab Gianyar gencar mempromosikan pasar seni sementara yang ada di Lapangan Sutasoma. Tujuannya, agar wisatawan bisa berbelanja ke lokasi relokasi pasar tersebut.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia