Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Wisatawan Histeris Dikejar Pemuda di Jembatan Dukuh, Tegallalang

13 Maret 2019, 19: 13: 38 WIB | editor : I Putu Suyatra

Wisatawan Histeris Dikejar Pemuda di Jembatan Dukuh, Tegallalang

JEMBATAN: Suasana jembatan Dukuh, Tegallalang, Gianyar sebelum kejadian wisatawan histeris dikejar oleh salah seorang pemuda, Rabu (13/3). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Salah seorang wisatawan histeris berlari di jembatan Dukuh, Tegallalang, Gianyar setelah dikejar oleh pemuda yang tidak dikenal, Rabu (13/3). Kejadian itu menjadi viral lantaran pemilik akun facebook bernama Kdk Fourius mempostingnya di media sosialnya. Lantaran saat dibagikan berisi keterangan begal di jembatan Dukuh membuat netizen yang merupakan warga setempat menjadi was-was. 

Vidio tersebut berdurasi 01.30 dengan mengabadikan suasana jembatan pada pukul 14.00. Namun di ujung jembatan terekam ada seorang pemuda duduk di atas sepeda motor Honda Scoopy warna biru yang dimodif terus memperhatikannya. Pada detik ke 20 wisatawan tersebut tampak berlari dan histeris ketakutan.

Tepat pada detik ke 22 dan detik selanjutnya terekam pemuda itu mengampirinya. Lantaran wisatawan histeris, sehingga pemuda tersebut lari kembali ke arah sepeda motornya. Namun kejelasan dari kejadian tersebut belum menemui titik terang, bagaimana sebenarnya kronologis kejadian itu dan motifnya apa. 

Dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Tegallalang, IPDA I Wayan Juwahyudi menjelaskan kejadian itu bukanlah begal. Namun adanya miss komunikasi antara wisatawan dan pemuda tersebut. Karena sama-sama tidak mengerti bahasa yang digunakan, membuat adanya salah persepsi. 

"Itu bukan begal, kebetulan ada wisatawan lewat. Terus di sana ada pemuda, mungkin karena kurang bisa komunikasi dan tidak tahu permasalahnya. Wisatawannya merasa takut dan lari," terangnya. 

Mendapat laporan tersebut, pihaknya sudah langsung turun ke TKP, begitu juga penginapan tempat wisatawan itu tinggal.  Namun anehnya wisatawan tersebut tidak mau melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke Polsek Tegallalang. Meski sudah dibujuk oleh staff penginapan, wisatawan yang histeris pada vidio itu juga enggan mau melapor. 

"Karena tidak mau melapor kita juga bingung, motifnya ini apa. Selain itu laporan juga terima dari staff penginapan bukan dari wisatawannya. Sedangkan yang namanya kejadian ya tetap kita lakukan lidik, ke TKP sudah dan tempat wisatawan tinggal juga sudah. Pastinya itu bukan begal," tandas Juwahyudi.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia