Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Revitalisasi, Pedagang Diminta Kosongkan Pasar Sukawati

14 Maret 2019, 20: 03: 34 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Revitalisasi, Pedagang Diminta Kosongkan Pasar Sukawati

PERTEMUAN : Pertemuan antara para pedagang dan pihak terkait, membahas soal relokasi dan revitalisasi Pasar Seni Sukawati, di ruang kelas AKN Gianyar, Kamis (14/3). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Terkait  revitalisasi dan relokasi Pasar Seni Sukawati, para pedagang yang terdiri dari 778 pedagang los dan 24 pedagang kios, diberi tenggat waktu 11 hari untuk mengosongkan tempat.  Demikian terungkap dari hasil pertemuan antara para pedagang dan pihak terkait, di ruang kelas Akademi Komunitas Negeri (AKN) Gianyar, Kamis (14/3).

Kepala Bapeda dan Litbang Kabupaten Gianyar, Drs I Gede Widarma Suharta MM, didampingi Kadisperindag Gianyar I Wayan Suamba, dan Camat Sukawati, dalam rapat tersebut menjelaskan, pengosongan dimulai Rabu (20/3) hingga Sabtu (30/3), lantaran keesokan harinya pihak Kementerian akan melakukan pengecekan lokasi.

 "Selain diumumkan juga akan ada surat edaran ke pedagang agar mulai pindah dari tanggal 20 sampai 30 Maret. Pada tanggal 31 Maret akan dicek oleh pusat, apakah sudah benar-benar kosong atau belum. Jika masih ada yang bandel, terpaksa diambil tindakan supaya bersih," paparnya. 

Widarma  juga memastikan bahwa pasar sementara untuk menampung para pedagang sudah  siap H-1 relokasi. "Tanggal 19 Maret ini kami pastikan sudah siap, sehingga besoknya bisa digelar prosesi ngingsiran Ida Bhatara Melanting di sana," terangnya.

Widarma meyakinkan bahwa revitalisasi tersebut akan berjalan tepat waktu, sesuai dengan surat dari pusat. Rencana penjadwalan pelelangan dilakukan awal April sampai Mei, sedangkan pembangunan fisik dilakukan Mei sampai Desember 2019.

Sementara itu, Konsultan PT Kencana Adhi Karma, Diah Woro Sukraini memaparkan, luas lahan yang akan direvitalisasi sekitar 22,9 are. Rencananya pasar ini masuk tipe 1 dengan jumlah pedagang lebih dari 750 orang. "Seluruh pedagang akan terakomodir dengan peningkatan fasilitas," tandasnya.

(bx/ade/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia