Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Mencurigakan di Padangbai, Jasbir Singh Dibawa ke RSJ

14 Maret 2019, 20: 51: 01 WIB | editor : I Putu Suyatra

Mencurigakan di Padangbai, Jasbir Singh Dibawa ke RSJ

DIAMANKAN: Jasbir Singh saat di Polres Karangasem. (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, AMLAPURA -  Seorang pria bernama Jasbir Singh diamankan polisi di kawasan Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Kamis (14/3) siang. Sebab tingkah laku pria yang tidak diketahui asalnya itu mencurigakan. Ia diduga mengalami gangguan jiwa. Setelah diamankan polisi, pria tersebut diserahkan ke Dinas Sosial Karangasem untuk dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali di Bangli. "Kami tahu namanya setelah  di RSJ.  Dia yang tidak membawa identitas tercatat di RSJ," terang Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Karangasem I Wayan Sukerena. 

Informasi yang ia dapatkan di RSJ, pria tersebut pernah dirawat di sana. Tak diketahui berapa lama menjalani perawatan. Yang jelas, pria itu keluar RSJ Februari lalu. Katanya dijemput Dinas Sosial Provinsi Bali. Sukerena menuturkan, pria itu diamankan polisi di kawasan Pelabuhan Padangbai. Ia diamankan karena tingkah lakunya aneh, bahkan sempat menyinggung unsur  SARA.  "Polisi menyerahkan ke Dinsos," ujar Sukerena.

Sebelum dibawa ke RSJ, pria itu sempat singgah ke Polres Karangasem. Sejumlah polisi berusaha mengajaknya bicara. Dia menggunakan bahasa Indonesia. Tapi jawabannya tidak nyambung. "Kami sempat bawa ke polres karena minta bantuan pengamanan. Takut ngamuk di jalan," tandasnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kawasan Laut Pelabuhan Padangbai Kompol I Wayan Suberata membenarkan pihaknya mengamankan pria tanpa identitas di kawasan Pelabuhan Padangbai. Diamankan tanpa perlawanan. "Ngamuk sih tidak. Bicara SARA juga tidak. Tapi gerak-geriknya itu mencurigakan," kata Suberata yang sempat berusaha komunikasi dengan pria itu. Saat diajak bicara jawabannya ngawur, dia mengaku datang dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat diperiksa tanpa identitas. Hanya ada uang Rp 1000 di sakunya. Suberata yang sudah curiga pria itu gangguan jiwa memutuskan membawanya ke Dinas Sosial Karangasem. "Kami amankan karena khawatir ngamuk. Badannya tinggi besar. Pakai baju tidak isi lengan, ada tato dan bawa botol bir. Jadi agak serem," pungkas mantan Kasat Lantas Polres Klungkung itu.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia