Jumat, 22 Mar 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Polres Badung Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu

15 Maret 2019, 21: 43: 27 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Polres Badung Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu

SIMULASI: Simulasi pengamanan Pemilu 2019 oleh Polres Badung di Lapangan Umum Mengwi, Jumat (15/3) (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, BADUNG - Polres Badung menggelar latihan Sispamkota di Lapangan Umum Mengwi, Jumat (15/3) dalam rangka kesiapsiagaan Satwil saat menghadapi situasi kontinjensi di titik-titik rawan konflik saat pemilu 2019 mendatang. Selain Kecamatan Abiansemal dan Kecamatan Petang, wilayah Kuta Utara termasuk LP Kerobokan menjadi atensi pihak kepolisian.

Hal tersebut diungkapkan Kabag Ops Polres Badung Kompol I Ketut Sukarta, saat mendapingi Wakapolres Kompol Sindar Sinaga di sela-sela latihan. “Seluruh personel Polres Badung mengikuti latihan pengamanan jelang pemilu 2019. Ini penting dilakukan, sebagai antisipasi terjadinya gangguan keamanan," ucapnya.

Meski kondisi keamanan di wilayah Badung kondusif, pihaknya juga telah mengantongi wilayah-wilayah yang berpotensi terjadinya konflik, di antaranya Kecamatan Abiansemal, Petang dan Kuta Utara. “Tapi secara keseluruhan Kabupaten Badung aman dan kondusif. Pengamanan akan dilakukan secara terpadu di semua wilayah, termasuk di kantor KPU, kantor Bawaslu dan LP Kerobokan,” jelasnya.

Sebanyak 800 personel dilibatkan dalam pengamanan pemilu ini. Jumlah tersebut akan ditambah  100 anggota Polda Bali dari semua satuan, mulai dari satuan lalulintas, Sabhara, Brimob, Satuan Reskrim dan satuan-satuan lainnya.

Materi simulasi latihan adalah tentang pemilih yang ingin melaksanakan pencoblosan dua kali, tetapi dilarang oleh petugas KPPS. Tak terima, kemudian terjadi keributan dan yang bersangkutan diamankan ke Kantor Bawaslu oleh petugas KPPS dan personel patroli Polsek Mengwi.

Sesampainya di kantor Bawaslu, pelaku tidak terima dan tiba-tiba massa datang ke kantor Bawaslu menuntut petugas agar membebaskan pemilih. Kemudian, petugas KPPS berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi massa yang sudah mulai masuk ke kantor Bawaslu.

Selanjutnya personel Dalmas Polres Badung tiba di kantor Bawaslu dan berusaha menghalau massa agar tidak masuk ke kantor Bawaslu. Namun secara cepat jumlah massa yang datang meningkat dan situasi semakin memanas dan tidak terkendali. Pihak kepolisian menindaklanjuti dengan mendatangkan tambahan personel dan dilakukan tindakan.

(bx/afi/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia