Rabu, 24 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Sebelas Pemilih di Denpasar Pindah Milih ke Luar Negeri

18 Maret 2019, 07: 52: 25 WIB | editor : I Putu Suyatra

Sebelas Pemilih di Denpasar Pindah Milih ke Luar Negeri

MEDIA GATHERING: Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya saat berbicara di acara Media Gathering pada Minggu (17/3) Siang kemarin di Denpasar. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR – Pergerakan pemilih untuk pengurusan pindah memilih pada Pemilu 2019 pada Minggu (17/3) kemarin, ternyata juga terjadi di Kota Denpasar. Bahkan sesuai data KPU Kota Denpasar, ada 11 pemilih yang memilih untuk pindah milih ke luar negeri. Hal itu dibeber Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya pada acara media gathering yang dilangsungkan kemarin.

Dipaparkan Arsa Jaya, di Kota Denpasar sendiri tercatat ada 464.132 pemilih yang masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap). Dari angka tersebut, KPU Denpasar sudah menerima sebanyak 2.143 pemilih yang masuk, terkait dengan proses pindah milih. Sedangkan jumlah pemilih yang keluar sebanyak 1.444 pemilih. Menariknya, dari jumlah itu, juga terdapat 11 pemilih yang pindah memilih ke luar negeri.

Selain membeber proses pindah milih yang terjadi di Denpasar, pada acara kemarin KPU Kota Denpasar juga menegaskan terkait upaya pihaknya menghindari penggunaan tempat berlantai dua atau tempat-tempat yang memiliki akses masuk banyak tangga. Langkah itu dalam rangka mewujudkan TPS dengan akses yang lebih mudah, terutama bagi penyandang difabel.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Arsa Jaya turut menjelaskan mengenai kesiapan jajarannya menggelar Pemilu 2019 yang tinggal 31 hari lagi. Persiapan itu baik dari sisi keuangan, penyelenggara, hingga kebutuhan logistik yang sudah pihaknya terima. Termasuk terkait sosialisasi pada para difabel. “Sejauh ini kami juga sudah melakukan sosialisasi ke SLB Sidakarya, komunitas Tuli, Gerkatin. Hanya saja ke PERTUNI belum sempat terlaksanakan, karena kami juga sembari menunggu alat bantu coblos mereka yang berupa template, yang disediakan hanya untuk surat suara yang ada fotonya,” ungkapnya didampingi Divisi Sosialisasi, SDM dan Humas Ketut Laksmi, serta Divisi Teknis Penyelenggaran Made Windya.

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia