Rabu, 24 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Politik

KPU Gianyar Siapkan 5 Ribu Surat Suara Cadangan

19 Maret 2019, 16: 45: 06 WIB | editor : I Putu Suyatra

KPU Gianyar Siapkan 5 Ribu Surat Suara Cadangan

PELIPATAN: Proses pelipatan surat suara di Kantor KPU Kabupaten Gianyar, Selasa (19/3) (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar saat ini menyediakan 5 ribu surat suara cadangan. Hal itu guna mengantisipasi terulangnya kasus pemilihan ulang yang sempat terjadi pada Pemilu Legislatif 2014 lalu. Itu disebabkan tertukarnya surat suara di dua daerah pemilihan (Dapil). Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPU Kabupaten Gianyar, Putu Agus Tirta Suguna saat ditemui Selasa (19/3). 

Sampai saat ini surat suara cadangan yang sebanyak 5 ribu surat suara itu disortir. Selain disortir, dipilah, dilipat  dan disimpan di kantor KPU Gianyar.  "Masing-masing dapil kami sediakan 1.000 surat suara,” terang Agus Tirta Suguna. 

Penyediaan surat suara cadangan tersebut selain diamanatkan dalam aturan KPU RI, namun juga di Kabupaten Gianyar pemilu legislatif  tahun 2014 lalu sempat terjadi pemilihan ulang di dua Kecamatan. Yaitu di Blahbatuh dan Sukawati, saat itu di dua dapil tersebut terjadi pertukaran surat suara sehingga dilakukan pemilu ulang seminggu kemudian.

Agus Tirta Suguna menambahkan untuk Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden, Wakil Presiden 17 April 2019 ini diyakini tidak akan terjadi pertukaran surat suara kembali. Pasalnya cetak surat suara kali ini  dilakukan di Bali. Sehingga bila terjadi pertukaran surat suara palingan terjadi antara calon di Bali, tetapi tidak sampai pertukaran antar pulau.

Sedangkan pada Pemilu 2014 lalu, percetakan surat suara dilakukan di luar Bali. Sehingga bisa menimbulkan pertukaran surat suara hingga di luar pulau. "Kalau pemilu sekarang prediksi kecil terjadi pertukaran surat suara. Mengingat  surat suara dicetak masih di Bali," pungkasnya.

Kendatipun itu terjadi, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi dengan menyediakan ribuan surat suara cadangan tersebut. Sedangkan kesalahan yang terjadi pada tahun 2014 lalu,  ia mengakui karena surat suara sangat sangat banyak, dan pelipatan surat suara dilakukan oleh masyarakat sehingga terjadi kesalahan atau human eror.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia