Minggu, 21 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Tabrak Pantat Truk di Jalan Bypass Soekarno, Pelajar SMK Kritis

26 Maret 2019, 21: 50: 40 WIB | editor : I Putu Suyatra

Tabrak Pantat Truk di Jalan Bypass Soekarno, Pelajar SMK Kritis

LAKALANTAS: Kondisi kendaraan di TKP kecelakaan, Selasa (26/3). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, TABANAN - Sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Bypass Ir. Soekarno, tepatnya di depan Hardys Tabanan, Selasa dini hari (26/3) sekitar pukul 02.00 Wita. Akibatnya seorang pelajar mengalami luka parah dan harus dirujuk ke RSUP Sanglah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu bermula ketika sebuah kendaraan truck bernomor polisi W 9451 M yang dikemudikan oleh Rudianto, 41, asal Kapas Baru, Surabaya, datang dari arah timur jurusan Denpasar menuju barat jurusan Gilimanuk. Setibanya di TKP, truk tersebut mengalami as pendek lepas sehingga berhenti dibahu jalan untuk melakukan perbaikan.

Namun tiba-tiba dari arah timur datang sepesa motor Honda Scoopy bernomor polisi DK 6871 QD yang dikendarai oleh I Putu Kresna Ananda Putra, 17, alamat Banjar Mambang Kaja, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, yang tidak memperhatikan truk sehingga langsung menabrak bagian belakang truk.

Akibatnya pengendara sepeda motor yang merupakan siswa kelas XI SMK Triatmajaya Tabanan mengalami luka robek pada lutut kiri, mengeluarkan darah dari hidung, cedera kepala berat, danntidak sadarkan diri, kemudian dilarikan ke BRSUD Tabanan.

Kasubid Gawat Darurat dan Tindakan Medik BRSU Tabanan, dr. Anak Agung Ngurah Putra Wiradana mengatakan bahwa setibanya di UGD BRSU Tabanan, pasien langsung mendapatkan penanganan kegawatan dan pemeriksaan CT Scan kepala serta perut. "Dan dari hasil pemeriksaan pasien mengalami cidera kepala berat, pendarahan di obat, dan diduga trauma tumpul di perut," ungkapnya sembari mengatakan pasien pun selanjutnya dirujuk ke RSUP Sanglah.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Triatmajaya Tabanan, Adi Putra Negara mengatakan membenarkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan salah seorang siswanya. Ia mengaku setelah mendapatkan informasi, dirinya langsung meminta salah seorang staff untuk mengecek ke BRSU Tabanan dan berkomunikasi dengan keluarga korban. "Dan informasi terakhir siswa kami ini masih belum sadarkan diri di RSUP Sanglah, dan saya minta staff untuk memantau," ungkapnya.

Menurut informasi diketahui jika saat kejadian korban baru pulang dari training di daerah Canggu.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia