Senin, 22 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon
Female DJ Gracela Andreas

Susah – Susah Gampang, Niat yang Utama

08 April 2019, 11: 59: 12 WIB | editor : I Putu Suyatra

Susah – Susah Gampang, Niat yang Utama

NIAT: Baginya berkarir di dunia DJ, skill yang utama. Tubuh seksi hanya penunjang saja. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, KUTA - Tren pasar musik Elektronic Dance Music (EDM) yang diperani oleh seorang female Disc Jockey (DJ) atau DJ perempuan kian menjamur. Perkembangan itu pun berpengaruh pada eksistensi mereka yang bisa dibilang lebih laku di pusat-pusat hiburan ternama ketimbang DJ laki-laki. 

Berprofesi sebagai Female Disc Jockey (DJ) memang kian hari semakin diminati oleh hampir semua kalangan. Terlebih, profesi tersebut sangat menjanjikan bagi karier seseorang yang ingin terjun di skena musik Electronic Dance Music (EDM). Hal tersebut yang juga kian diyakini Gracela Andreas, guest star female DJ yang kian moncer dan melejit namanya di panggung hiburan malam tanah air.

Perempuan muda berusia 22 tahun yang berdomisili di Jakarta ini memang tengah ‘naik daun’ dan jadi buah bibir perbincangan hangat para party people ibu kota. 
Berawal dari keseringannya bergaul dengan para female DJ, akhirnya Gracela yang akrab disapa ini akhirnya kecantol juga. “Awalnya aku iseng aja sih, dari dulu ngga pernah ada niat bahkan mimpi buat jadi seorang DJ. Bahkan sampai sekarang malah jadi ngerasa keenakan,” jelasnya kepada koran Bali Express (Jawa Pos Group) saat diwawancarai beberapa waktu lalu. 

Semakin hari, keseriusannya dengan dunia DJ terlihat makin mantab. Gracela belajar secara otodidak dan makin fokus saat mengikuti sekolah DJ. “Sampe akhirnya aku cari job sendiri itu karna hasil dari nekatnya aku. Padalah dulu hanya 2 kali latihan dan dirasa pas, aku udah percaya diri banget untuk tampil,” tutur wanita yang sudah terjun sebagai female DJ sejak tahun 2013 ini. Wanita kelahiran Bekasi, 31 Maret 1995 ini mengaku tidaklah mudah untuk bisa mengenal dan paham menguasai controller DJ. Apalagi kalau ingin memainkan DJ di hadapan ratusan pecinta musik EDM. 

“Sebenarnya susah-susah gampang sih. Itu semua dimulai dari niat utama aja sebenarnya. Kalau emang niatnya sungguh-sungguh, pasti bisa. Tapi kalau niatnya supaya terkenal dan biar dipandang wow sama orang, pasti ada aja dehh sulitnya. Karena niat awalnya udah salah,” jelas Gracela.

Wanita yang tengah cuti dengan kuliahnya ini menambahkan cukup kesal dengan maraknya female DJ yang hanya bermodalkan paras cantik dan keseksian tubuh. “karena aku sendiri perfome pakai skill, bukan modal seksi. Aku mah jauh banget dari kata seksi, tapi aku punya keyakinan karena ngga setiap orang dilihat dari seksinya saja, skill juga bisa buat seseorang jadi terlihat cantik juga kok,” ujarnya. 


Gracela yang juga moncer di dunia modeling ini menambahkan, satu-satunya cara agar bisa eksis tentu dengan skill yang mumpuni. Dan hal itu pula yang menghantarkan karier Gracela semakin memuncak. Kehebatan memainkan musik dan lagu di balik turning table, tidak perlu diragukan lagi. Apalagi, pengalaman panjang tentang panggung hiburan sudah cukup banyak ia selami. Wanita cantik yang juga handal soal bernyanyi ini juga sudah tampil hampir di berbagai kota besar di Indonesia, diantaranya, Padang, Timika Jayapura, Kupang, Manado, dan lain sebagainya. Bahkan dirinya juga pernah perfom hingga Singapore dan Malaysia. 

Bahkan, ia juga menceritakan, ada banyak pengalaman unik selama tampil menghibur para club lovers (clubbers), seperti kerap mendapat hadiah bunga dari fans-fans atau penggemar.  “Sejauh ini sih aku ngerasa nyaman banget yah dengan profesi DJ, cuman aku tau banget, aku ngga akan mungkin bisa bertahan di dunia seperti ini sampai aku tua nanti. Makanya dari sekarang aku lagi nabung buat bikin usaha nantinya,” aku penyuka musik bergenre Trap, twerk, jungle, dan trance ini.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia