Senin, 22 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Hujan Locale, Ubud; Tradisional dalam Balutan Metropolis

08 April 2019, 16: 29: 22 WIB | editor : I Putu Suyatra

Hujan Locale, Ubud; Tradisional dalam Balutan Metropolis

INDONESIA: Segala jenis masakan negeri ini ada di Hujan Locale, namun disajikan dengan sangat metropolis. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, UBUD - Untuk menikmati menu masakan yang berasal dari seluruh Indonesia, wisatawan tidak perlu repot untuk berkeliling Indonesia, karena hanya dengan datang ke sebuah restoran di Ubud, wisatawan asing yang datang ke Bali bisa merasakan sensasi menu makanan khas Indonesia. 

Restoran itu adalah Hujan Locale yang berlokasi di jalan Sri Wedari no 5 Ubud, atau sekitar 300 meter ke arah timur dari Pasar Ubud. Di restoran milik Chef Will Meyrick ini, wisatawan akan disajikan menu makanan khas Nusantara dengan gaya kontemporer dan standar internasional.

Ayu Agustina, salah seorang staf, Hujan Locale ketika ditemui kemarin mengakui jika restoran ini memang khusus menyajikan makanan khas Indonesia dari Indonesia Barat sampai Indonesia Timur. "Hal ini sesuai dengan misi dari owner kami untuk memperkenalkan menu masakan khas Indonesia yang sangat beragam kepada wisatawan asing yang datang ke Bali," jelasnya. 

Selain menyajikan makanan khas Indonesia, untuk kesan Indonesianya, restoran All Day Dinning ini juga mengemas interiornya dengan nuansa santai yang khas Indonesia dengan inspirasi darinya era  Jakarta Tempo dulu.

Sehingga ketika memasuki restoran ini, para pelanggannya disambut dengan nuansa ibu kota Jakarta tahun 1930an.  "Di tempat ini, kami punya spot andalan yakni Hujan Bar, yakni area Bar dengan meja kayu panjang yang dilengkapi oleh kursi antik kayu," lanjutnya.

Menu makanan yang disediakan, twntunya menu makanan lokal, mulai dari siomay, ikan bumbu kuning, Gulai Ikan, Rawon, Ayam Taliwang hingga Karedok namun dengan kemasan dan tampilan yang modern dengan standar internasional. 

Salah satu jenis makanan yang paling banyak di pesan oleh wisatawan asing adalah Sundanese steamed And Fried Fish Dumplinh with Chili Peanuts Sauce atau yang dikenal dengan nama Siomay dan batagor ala Bandung, namun dikemas dalam playing yang cantik ala Hujan Locale. 

Selain itu untuk menikmati siomay ini, Hujan Locale juga memiliki menu pembuka lainnya, seperti Crispy Chicken Skin with Organik Lalapan, Ulutuk Leunca Sambal and Sambal Hijau yang segar.

Sementara itu untuk menu makanan pokoknya, Hujan Locale memiliki banyak jenis menu makanan beras khas Nusantara yang patut dicoba oleh wisatawan, namun dari sekian banyak menu, Ayu mengatakan ada beberapa jenis menu yang paling banyak dipesan oleh wisatawan. 

Menu-menu tersebut antara lain, steamed Ikan bumbu Kuning, yakni ikan yang dimasak dengan bumbu kuning khas Banjarmasin. "Menu ini dimasak dan dihidangkan dengan menggunakan bambu, sedangkan untuk sambal dabu-dabu nya, kami lakukan beberapa modifikasi sehingga rasa sambal dan ikan bumbu kuning ala Hujan Locale lebih variatif," tambahnya.

Selanjutnya menu utama andalan lainnya adalah 48 HR Rawon Short Rib Beef with Black Nut Sauce. Hidangan ini tidak lain adalah rawon daging sapi khas Jawa timur yang dimasak selama 48 jam, sehingga seluruh bumbu bisa meresap ke setiap serat daging dan menghasilkan daging rawon yang lembut. 

Menu-menu yang disajikan di hujan Locale, diakui Ayu memang sengaja menggunakan bahas Inggris karena pasar dari restoran ini adalah wisatawan asing yang yang datang ke Bali. "Meskipun kami melakukan modifikasi pada tampilan sehingga lebih cantik, namun untuk rasa makanan kami tidak melakukan modifikasi sama sekali, kami tetap memasak makanan sesuai dengan standar rasa lokal," ungkapnya.  

Setia Gunakan Bahan Lokal

HUJAN Locale menyajikan menu makanan khas Nusantara dengan rasa lokal yang autentik, sehingga untuk membuat makanannya, Hujan Locale menggunakan bahan lokal yang didapat dari petani dan peternak lokal yang ada di sekitar restoran. 

Termasuk dikatakan Ayu, dalam meracik cocktails ala Hujan Locale. "Seluruh bahan yang kami gunakan adalah bahan lokal, baik untuk makanan dan minuman, termasuk dalam racikan cocktail yang kami sajikan," terangnya. 

Ada banyak pilihan cocktails yang kami sajikan, namun untuk favorit pelanggan ada dua, yakni Gin Passion Mule dan Passionfruit Pomelo Daiquiri. Kedua jenis minuman ini merupakan variasi cockail klasik yang dimodifikasi kan dengan bahan lokal yakni markisa dan Pomelo. Sehingga dikatakan Ayu mampu menghasilkan vibrasi rasa segar yang menenangkan.

Selain itu ada juga cocktail dengan campuran buah pala, yakni Pala Gin mojito dan pala Old Fasioned. Kedua minuman yang menggunakan campuran buah pala ini memiliki citarasa yang cukup unik, karena ada gabungan rasa asam dan pedas buah pala, maka minuman ini bisa amemberikan sensasi yang mengejutkan ketika disesap.

Untuk harga, menu makanan yang dijual di Hujan Locale dibanderol mulai dari Rp 35 ribu sampai dengan Rp 365 ribu per porsi.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia