Senin, 22 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Kapolresta Gelar Acara Gerakan Anti Golput di Renon

14 April 2019, 18: 23: 24 WIB | editor : Nyoman Suarna

Kapolresta  Gelar Acara Gerakan Anti Golput di Renon

TAK GOLPUT: Pembagian kaos di depan Monumen Bajra Sandi, Renon, Minggu (14/4), mengajak masyarakat jangan golput saat Pemilu. (AYU AFRIA ULIFA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR – Menjelang pelaksanaan pemilu yang tinggal menghitung hari, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan bersama Dandimdan 1611 Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo, kompak mengajak masyarakat untuk tidak golput. Hal tersebut disampaikan,  Minggu (14/4), dalam acara Gerakan Anti Golput di depan Monumen Bajra Sandi, Renon.

“Kami melakukan kegiatan senam anti golput, mengajak masyarakat untuk datang ke TPS. Kami, Polri dan TNI menjamin masyarakat untuk datang ke TPS, jangan takut. Kami ada di belakang Anda. Kami meminta masyarakat, tolong datang ke TPS, karena suara Anda akan menentukan masa depan bangsa Indonesia,” ucap Ruddi.

Dalam kegiatan olah raga ini, para penegak hukum memberikan imbauan kamtibmas supaya masyarakat tidak takut datang ke TPS, Rabu (17/4). Kegiatan ini juga dihadiri KPU Kabupaten Badung dan Denpasar serta Bawaslu. Menggugah antusias masyarakat, pada hari Car Free Day tersebut dibagikan 500 kaos bagi yang sedang berolah raga.

Sekitar 300 orang masyarakat turut serta menyemarakkan sosialisasi tersebut. Sebelumnya, Sabtu (13/4), Ruddi bersama jajaran TNI menggelar apel pasukan untuk pengamanan Pemilu di Lapangan Renon, Menjaga keamanan masyarakat yang akan memberikan hak suaranya, Polresta Denpasar menerjunkan 269 personel yang siap disebarkan di setiap TPS. Ruddi megaku, tidak ada TPS di Denpasar yang masuk dalam kategori rawan.

"Tidak ada TPS yang rawan di Denpasar karena setiap malam kami keliling patroli cek ke gudang-gudang penyimpanan surat suara. Kami juga turun ke desa-desa, situasinya kondusif," ungkapnya.

Adanya serangan fajar berupa  bagi-bagi uang pada subuh atau pagi hari sebelum pencoblosan, dengan tujuan mengarahkan pemilih untuk mencoblos salah satu paslon, Mantan Kapolres Badung ini mengaku, belum mendapat informasi tersebut. Namun Ruddi menegaskan, pihaknya akan menindak tegas apabila ada orang yang ingin membuat kekacauan atau mengganggu jalannya Pemilu di wilayah hukum Denpasar.

 "Perlu kami tegaskan bahwa, jangan coba-coba membuat kacau Pemilu. Kalau ada orang luar atau orang dalam Denpasar yang menggangu atau mengacaukan Pemilu, akan kami tindak tegas," ujarnya.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia