Senin, 22 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Merampas Senjata Polisi, Imanuel Pratama Ternyata Residivis

14 April 2019, 18: 47: 35 WIB | editor : Nyoman Suarna

Imanuel Pratama yang Rampas Senjata Polisi, Ternyata Residivis

RESIDIVIS: Imanuel Pratama, anggota geng motor Dongki yang merampas senjata polisi, ternyata seorang residivis beberapa kasus penusukan. (DOK. BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Anggota geng motor Dongki bernama Imanuel Pratama yang ditembak anggota Polsek Denpasar Selatan, Jumat (12/4), lantaran berusaha merampas senjata milik anggota polisi, ternyata seorang residivis. Menariknya, remaja asal Yang Batu, Denpasar ini residivis dalam tiga kasus berbeda, yaitu kasus penusukan di wilayah hukum Polsek Denpasar Timur, kasus penusukan dan pengeroyokan di wilayah hukum Polsek Denpasar Barat dan pelemparan kaca mobil milik seorang jendral bintang satu yang kasusnya ditangani  Polda Bali.

"Tersangka merupakan residivis kasus penusukan, pengeroyokan dan pelemparan kaca mobilnya anggota TNI jendral bintang satu. Namun waktu itu dia masih di bawah umur sehingga hanya pembinaan saja dan tidak diproses. Saat ini, umurnya sudah dewasa, sehingga akan diproses secara hukum," ungkap Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya, Minggu (14/4).

Sebelumnya, tersangka ditindak tegas lantaran melawan petugas. Kronologisnya, saat petugas melakukan kegiatan patrol di Jalan Kertha Petasikan, tersangka nongkrong bersama tiga orang rekannya. Tidak terima dengan imbauan petugas, tersangka langsung mengeluarkan pedang yang dibawanya.

Saat petugas memberikan tembakan peringatan, residivis ini justru berusaha merampas senjata milik anggota polisi, sehingga anggota polisi yang lain terpaksa melumpuhkannya, tepat mengenai tempurung lututnya. "Kami masih kejar tiga rekannya yang kabur," ujarnya.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia